Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Rangkai Mukena jadi Buket Cantik

Muhammad Helmi • Kamis, 10 November 2022 | 13:09 WIB
KREATIF: Mukena bisa dirangkai menjadi buket cantik dan bernilai ekonomi tinggi.  FOTO : TIA/RADAR BANJARMASIN
KREATIF: Mukena bisa dirangkai menjadi buket cantik dan bernilai ekonomi tinggi. FOTO : TIA/RADAR BANJARMASIN
BANJARMASIN - Bisnis buket tidak terbatas pada bunga atau makanan ringan. Mukena juga bisa dijadikan buket dan dimanfaatkan menjadi peluang bisnis yang menghasilkan. Salah satunya seperti yang digeluti Balqis Craft asal Banjarmasin yang fokus menggarap bisnis buket mukena. Bisnis ini dijalankan oleh Anjar Suweni, sejak tiga bulan belakangan.

Anjar menuturkan membuat buket mukena merupakan bagian dari hobi yang ia geluti sejak tahun lalu. Tepatnya saat dirinya ingin memberi hadiah untuk pernikahan kerabatnya. “Bermula dari keinginan memberikan hadiah yang terjangkau dan berpahala, maka terpikirlah untuk merangkai buket mukena ini,” tuturnya.

Buket mukena yang ia jual berbahan dasar rayon. Terdiri dari dua varian, yakni standing buket dan buket jumbo. Perbedaannya ada dari bentuk tatanannya. “Standing buket berbentuk mawar kuncup, sedangkan bunga buket jumbo dibuat lebih besar lagi,” jelasnya.

Harga jual produk buket mukena ini masih terjangkau. Yakni Rp175 ribu untuk standing buket, dan Rp190 ribu untuk buket jumbo. Agar lebih cantik, mukena yang telah ditata menjadi bunga ini juga dilengkapi dengan hiasan dan kertas sampul berlapis-lapis.

Buket mukena ini biasanya dijadikan hadiah atau bingkisan pada momen-momen spesial. Seperti memberi ucapan selamat atas pernikahan, kelululusan, hari ibu, dan masih banyak lagi. “80 persen pembeli adalah kalangan anak muda,” ujar perempuan kelahiran Batulicin itu.

Bisnis ini juga menjadi kegiatan sampingan yang tentunya menghasilkan pundi-pundi uang. Biasa dikerjakan di sela-sela kesibukan Anjar sebagai ibu rumah tangga. “Harapannya semoga bisnis ini makin dikenal, Alhamdulillah respons masyarakat terhadap usaha ini sangat bagus,” tuntasnya.(tia)

Editor : Muhammad Helmi
#banjarmasin #Ekonomi Bisnis