Hamdan, pemilik salah satu fasilitas parkir inap menuturkan bisnisnya mengalami lonjakan tiap jelang akhir tahun. "Sejak Oktober ini, peningkatan jumlah kendaraan yang parkir inap di tempat saya mengalami peningkatan antara 50 persen hingga 70 persen. Bila di bulan biasa hanya sekitar 30 motor, sekarang bisa mencapai 70 motor hingga 80 motor di bulan Oktober ini," ujarnya.
Peningkatan juga terjadi untuk jumlah mobil yang parkir inap di tempat Hamdan. "Kalau di total, sejak awal Oktober, sudah ada sekitar 120 unit mobil yang parkir di tempat saya. Tarif parkir mobil mulai Rp20 ribuan per malam," paparnya.
Untuk tarif parkir inap motor di tempat Hamdan hanya dibanderol Rp10 ribu untuk malam pertama, dan Rp5 ribu per malam untuk malam selanjutnya. "Jauh lebih murah dibandingkan parkir inap di area parkir bandara yang mencapai Rp50 ribu per malam untuk parkir motor, dan Rp60 ribu per malam untuk parkir mobil," sambungnya.
Ditanyakan omset, Hamdan enggan menceritakan dengan rinci. "Setidaknya, ada kenaikan kalau dari segi keuntungan. Bulan ini mungkin bisa dapat antara Rp10 jutaan ke atas," ujarnya.
Sementara itu, Toha, salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan jasa parkir inap di sekitar kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor. "Tarif terjangkau, dan motor dipastikan aman selama ditinggal bepergian," tandasnya.(oza)
Editor : Muhammad Helmi