Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sempat Meroket, Harga Ikan Asin Tenggiri Kini Stabil

Muhammad Helmi • Senin, 24 Oktober 2022 | 11:20 WIB
KOMODITAS UNGGULAN: Ikan asin Telang papan dan Telang Tenggiri masih jadi yang terfavorit dibeli oleh pengunjung kawasan wisata Tanjung Dewa. TIA LALITA NOVITRI/RADAR BANJARMASIN
KOMODITAS UNGGULAN: Ikan asin Telang papan dan Telang Tenggiri masih jadi yang terfavorit dibeli oleh pengunjung kawasan wisata Tanjung Dewa. TIA LALITA NOVITRI/RADAR BANJARMASIN
PELAIHARI - Harga jual ikan asin Tenggiri asal Tanjung Dewa, Kabupaten Tanah Laut (Tala) masih stabil. Di tingkat pemasok, harga salah satu komoditas andalan warga Tanjung Dewa itu masih di kisaran Rp110 ribuan per kilogram.

Hal ini diungkapkan Iti, pedagang ikan asin Tenggiri setempat. Ia menjual ikan hasil tangkapan suami dan anaknya yang bekerja sebagai nelayan. Jenis ikan asin yang ia jual bermacam-macam.

Dua jenis yang paling laku yakni Telang Papan dan Telang Tenggiri. Kedua jenis ikan asin tersebut sampai saat ini masih berada di tingkat harga yang stabil.

“Ikan asin Telang papan saya jual Rp70 ribu per kilogram, sementara ikan asin Telang Tenggiri di harga Rp110 ribu per kilogram,” tutur perempuan yang telah berdagang selama 20 tahun itu.

Ia menuturkan harga ikan asin Telang Tenggiri sempat meroket beberapa bulan lalu. Untuk tingkat pemasok, harga ikan asin Telang Tenggiri pernah berada di harga Rp200 ribuan per kilogram. “Itu harga tertinggi selama saya berjualan puluhan tahun, belum lagi harga eceran pasti lebih tinggi,” tuturnya.

Dengan harga tersebut, tak heran jika harga ikan ini sempat dipatok Rp240 ribu per kilo untuk tingkat pengecer. Beruntung keadaan itu tak berangsur lama, sebab musim ikan tersebut tiba pada Agustus tadi. “Jadi stoknya banyak, dan harganya pun bisa turun ke harga normal kembali hingga saat ini,” ujarnya.

Minat beli masyarakat dan pengunjung kawasan wisata religi itupun meningkat. Iti menuturkan, pembelinya tak hanya datang dari kawasan Kabupaten Tala, melainkan para pembeli partaian dan pengunjung wisata. “Alhamdulillah penjualan kembali ramai,” tuntasnya.

Salah seorang pembeli, Eki membeli ikan asin Telang Tenggiri untuk dibawa pulang ke Banjarmasin. Menurutnya, momen wisatanya ke Tanjung Dewa tak lengkap jika tak membawa buah tangan. “Mumpung di Tanjung Dewa, saya beli saja ikan asin ini buat dibawa pulang, harganya juga jauh lebih ekonomis,” tuntasnya.(tia) Editor : Muhammad Helmi
#Tanah Laut #Ekonomi Bisnis