Contohnya, para pedagang di Pasar Baru, di kawasan Jalan Pangeran Samudera. Sejak dua hari terakhir, ratusan pasang seragam sekolah laku terjual.
“Ada 100 sampai 150 seragam sekolah yang terjual. Penjualan meningkat lebih 100 persen,” ungkap salah seorang pedagang, Zaini, kemarin (17/7).
Otomatis pundi-pundi rupiah yang didapat juga semakin melimpah. Bisa dihitung, sepasang seragam sekolah SD dan SMP, dipatok sedari harga Rp60 ribu hingga Rp90 ribu. Sedangkan seragam SMA, dipatok seharga Rp75 ribu hingga Rp100 ribu.
“Alhamdulillah,penghasilan bisa sampai jutaan per hari,” akunya.
Menurut Zaini banyaknya sekolah yang terjual, tak terlepas dari adanya pelonggaran kebijakan dari pemerintah. Salah satu di antaranya, terkait pembelajaran tatap muka seratus persen yang mulai diterapkan.
“Sebelumnya, karena pembelajaran digelar secara daring, penjualan seragam sekolah anjlok. Banyak pedagang yang gulung tikar dan beralih profesi lantaran sepi pembeli,” tekannya.
Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Hakim. Diakuinya, tahun ini semua jenis seragam sekolah, dari TK, SD, SMP hingga SMA banyak dicari pembeli.
Pedagang di Pasar Ujung Murung itu, bahkan melihat bahwa penjualan seragam sekolah sudah mulai kembali normal.
“Tidak hanya satuan, grosir juga meningkat. Langganan dari berbagai kabupaten pun ramai. Bahkan pelanggan dari Provinsi Kalteng pun sudah berdatangan membeli pakaian di pasar ini,” pungkasnya.(gmp/az/war) Editor : Muhammad Helmi