Rencananya, pemberlakuan E- Ticket ini, akan dimulai awal bulan depan, tepatnya pada tanggal 7 Maret 2022.
Justan Gaffaru, General Manager PT ASDP Cabang Batulicin mengatakan, penerapan E- Ticket ini bentuk transformasi mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, walaupun selama ini, penyeberangan Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu-Tanjung Serdang, Kabupaten Kotabaru sudah bagus menggunakan karcis biasa yang dibeli di loket.
“Dengan pelaksanaan E- Ticket ini nantinya tidak ada lagi peredaran uang tunai di Pelabuhan. Karena menggunakan sistem digitalisasi,” ungkapnya, Senin (28/2).
Sebelumnya pemberlakuan E-Ticket ini dijadwalkan sebelum tanggal 7 Maret. Namun tertunda karena masih terkendala masalah alatnya.
“Dalam penerapan sistem digitalisasi ini tentunya kami sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 19 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Tiket Angkutan Penyeberangan Secara Elektronik,” tambah Justan.
Dijelaskannya lebih jauh, dalam E- Ticket ini akan menggunakan kartu yang bekerja sama dengan BRI, BNI, Mandiri dan BCA. Sistemnya sama seperti E-Toll, yaitu pengguna jasa harus membeli kartu itu untuk diisi ulang, setelah itu baru bisa digesekkan.
“Kartunya kita belinya di bank yang sudah kerja sama. Selanjutnya, isi sesuai kebutuhan. Tapi, yang paling penting kartu itu jangan sampai hilang karena sifat dari kartu itu bisa dipakai oleh orang lain. Sama halnya dengan E- Toll,” lanjutnya.
Di hari peresmian di tanggal 7 Maret 2022 nanti, PT ASDP bersama pihak bank akan membagikan ribuan kartu secara gratis.
Sementara itu, salah satu yang sering menggunakan jasa feri penyeberangan ferry, Andi Firman mengatakan, masih kebingungan ketika mendengar pemberlakuan E-Tiket ini.
“Saya menyarankan agar pihak PT ASDP membuat video khusus mengenai penerapan ini. Supaya nantinya video itu bisa disebar dan ditonton orang banyak khususnya pengguna jasa supaya mempunyai pedoman,” sarannya. (Jum) Editor : Arief