Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Hampir 2 Tahun Disetop, Kuliner Kolong Jembatan Banua Anyar Dibuka Lagi

Arief • Senin, 24 Januari 2022 | 11:20 WIB
PAKAI MASKER: Ada kabar gembira. Wisata kuliner di kolong Jembatan Banua Anyar kembali dibuka. | FOTO: HUMPRO BANJARMASIN FOR RADAR BANJARMASIN
PAKAI MASKER: Ada kabar gembira. Wisata kuliner di kolong Jembatan Banua Anyar kembali dibuka. | FOTO: HUMPRO BANJARMASIN FOR RADAR BANJARMASIN
BANJARMASIN - Hampir dua tahun tak beroperasi lantaran pandemi COVID-19, destinasi wisata Kuliner Wasaka yang berada di bawah Jembatan Banua Anyar kini kembali beroperasi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin, Ikhsan Alhak mengatakan, dibukanya kawasan wisata kuliner itu diharapkan bisa kembali menggairahkan geliat wisata di Kota Banjarmasin.

Sekaligus memperbaiki ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda.

Kendati demikian, Ikhsan mengharapkan, baik pengunjung maupun pedagang, bisa menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

"Agar kita semua bisa merasa aman dan nyaman. Bukan malah sebaliknya," tekannya.

"Kami berharap sekali agar masyarakat tetap konsisten menjaga prokes. Pedagang bisa tetap menjaga kebersihan dan selalu menggunakan maskernya," tambahnya.

Kembali dibukanya kawasan wisata itu juga mendapat tanggapan dari Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman. Ia menilai, ini sebagai upaya mempertahankan budaya khas Banjar yang ada, namun dalam bentuk sajian kuliner.

"Ini seperti melestarikan budaya Kalsel yang suka mawarung. Warga bisa merasakan sensasi itu melalui aneka makanan bahari," ujarnya.

Di sisi lain, Ikhsan menilai bahwa Banjarmasin adalah kota yang juga terkenal akan ragam kulinernya.

Maka, adalah hal yang wajar bila pembangunan perekonomian rakyat melalui wisata kuliner juga menjadi perhatian pihaknya.

"Ini seperti yang telah dilakukan banyak daerah, misalnya seperti Jogjakarta dan yang lainnya. Wisata kuliner dibuka di hari tertentu saja, misalnya hari Selasa dan Sabtu setiap pukul 15.00 sampai selesai. Jadi tidak mesti setiap hari," jelasnya.

"Saya sudah melihat bagaimana antusias pengunjung, dan ini yang memang kami harapkan. Dan yang paling penting, karena masih suasana pandemi, saya berharap, kita bisa tetap menjaga dan tetap disiplin prokes," pungkasnya. (war/at/fud) Editor : Arief
#Wisata #Kuliner