RADAR BANJARMASIN – Retinol menjadi salah satu bahan aktif favorit dalam dunia skincare karena manfaatnya yang luas, mulai dari mengatasi jerawat, memperbaiki tekstur kulit, hingga membantu menyamarkan tanda penuaan.
Namun, di balik manfaatnya, retinol juga dikenal cukup keras jika tidak digunakan dengan benar. Oleh karena itu, penting memahami cara pemakaian yang tepat agar hasilnya maksimal tanpa menimbulkan iritasi. Berikut tips yang bisa kamu terapkan.
- Mulai dari Konsentrasi Rendah
Bagi pemula, sangat penting untuk tidak langsung menggunakan retinol dengan konsentrasi tinggi. Kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan bahan aktif ini.
Mulailah dengan konsentrasi rendah agar kulit tidak kaget dan meminimalkan risiko iritasi seperti kemerahan atau perih. Setelah kulit terbiasa, barulah kamu bisa perlahan meningkatkan konsentrasi sesuai kebutuhan.
- Gunakan di Malam Hari
Retinol bekerja lebih optimal saat malam hari karena kulit sedang dalam fase regenerasi. Selain itu, bahan ini juga sensitif terhadap sinar matahari.
Jika digunakan di siang hari, retinol bisa menjadi tidak efektif dan bahkan meningkatkan risiko iritasi akibat paparan UV. Oleh karena itu, jadikan retinol sebagai bagian dari rutinitas skincare malam untuk hasil yang lebih maksimal.
Baca Juga: 7 Kesalahan Memakai Blush On yang Bikin Makeup Terlihat Tidak Natural
- Gunakan Secara Bertahap
Tidak perlu langsung menggunakan retinol setiap hari. Pada tahap awal, cukup gunakan 2–3 kali seminggu. Tujuannya agar kulit bisa menyesuaikan diri secara perlahan.
Jika langsung digunakan setiap hari, risiko kulit kering, mengelupas, atau purging akan lebih tinggi. Setelah kulit terbiasa, frekuensi bisa ditingkatkan secara bertahap.
- Gunakan Pelembap untuk Mengurangi Iritasi
Retinol sering membuat kulit terasa lebih kering karena mempercepat pergantian sel kulit. Oleh karena itu, penggunaan pelembap menjadi sangat penting.
Gunakan pelembap sebelum atau setelah retinol (metode sandwich) untuk membantu menjaga kelembapan dan memperkuat skin barrier. Dengan begitu, kulit tetap nyaman meski menggunakan bahan aktif.
- Hindari Kombinasi dengan Bahan Aktif Tertentu
Menggabungkan retinol dengan bahan aktif lain seperti AHA, BHA, atau vitamin C dalam satu waktu bisa meningkatkan risiko iritasi.
Kulit bisa menjadi lebih sensitif, merah, bahkan perih jika terlalu banyak “diberi tekanan” oleh bahan aktif. Sebaiknya gunakan bahan-bahan tersebut di waktu yang berbeda, misalnya retinol di malam hari dan vitamin C di pagi hari.
Baca Juga: Makeup Minim Layer, Rahasia Tampil Natural, Ringan, dan Tetap Flawless
- Jangan Lupakan Sunscreen di Pagi Hari
Penggunaan retinol membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Tanpa perlindungan, kulit bisa lebih mudah terbakar atau mengalami hiperpigmentasi.
Karena itu, penggunaan sunscreen di pagi hari adalah langkah wajib. Pilih sunscreen dengan SPF yang cukup dan aplikasikan ulang jika diperlukan untuk melindungi kulit secara maksimal.
- Sabar dan Konsisten dalam Penggunaan
Hasil dari retinol tidak bisa terlihat dalam waktu instan. Dibutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan untuk melihat perubahan nyata pada kulit.
Selama proses tersebut, kamu mungkin akan mengalami fase adaptasi seperti purging atau sedikit kering. Hal ini normal selama tidak berlebihan. Kunci utamanya adalah konsisten dan tidak terburu-buru dalam meningkatkan dosis.
Editor : Tia Lalita Novitri