RADAR BANJARMASIN – Bulu mata palsu sering menjadi andalan untuk membuat tampilan mata terlihat lebih dramatis dan menawan.
Namun, selain memilih model bulu mata yang tepat, lem bulu mata juga memiliki peran penting agar hasil riasan terlihat rapi dan tahan lama. Lem yang kurang tepat bisa membuat bulu mata mudah lepas, terasa tidak nyaman, bahkan berisiko mengiritasi mata.
Agar penggunaan bulu mata palsu lebih aman dan maksimal, berikut tips memilih lem bulu mata palsu yang tepat.
- Pilih Lem yang Aman untuk Area Mata
Area mata termasuk bagian kulit yang sensitif sehingga pemilihan lem harus benar-benar diperhatikan. Pastikan lem bulu mata memiliki formula yang aman dan memang dirancang khusus untuk area mata.
Perhatikan juga label pada kemasan, seperti keterangan hypoallergenic atau latex-free bagi yang memiliki kulit sensitif. Produk dengan formula lembut cenderung mengurangi risiko iritasi atau rasa perih saat digunakan.
- Perhatikan Warna Lem
Lem bulu mata biasanya tersedia dalam dua warna utama, yaitu bening (clear) dan hitam. Lem bening akan berubah transparan setelah kering sehingga cocok untuk tampilan natural atau makeup sehari-hari.
Sementara itu, lem berwarna hitam dapat menyatu dengan eyeliner sehingga memberi efek garis mata yang lebih tegas. Pilihan warna lem sebaiknya disesuaikan dengan konsep makeup yang digunakan.
- Pilih Daya Rekat yang Tahan Lama
Lem dengan daya rekat kuat sangat penting agar bulu mata tidak mudah lepas, terutama saat digunakan untuk acara yang berlangsung lama. Produk dengan klaim long-lasting biasanya mampu menahan bulu mata selama beberapa jam tanpa perlu sering diperbaiki.
Meski begitu, hindari lem yang terlalu keras atau sulit dilepas karena dapat berisiko menarik bulu mata asli saat dibersihkan. Daya rekat yang kuat namun tetap fleksibel adalah pilihan yang ideal.
Baca Juga: Tips Memilih Serum Bulu Mata agar Lebih Panjang, Lentik, dan Sehat
- Perhatikan Waktu Pengeringan
Setiap lem bulu mata memiliki waktu pengeringan yang berbeda. Ada lem yang cepat kering dalam beberapa detik, ada pula yang membutuhkan waktu sedikit lebih lama.
Bagi pemula, lem dengan waktu pengeringan sedang biasanya lebih mudah digunakan karena memberi waktu untuk menyesuaikan posisi bulu mata. Lem yang terlalu cepat kering terkadang membuat pemasangan menjadi lebih sulit.
- Pilih Kemasan yang Mudah Digunakan
Kemasan lem juga berpengaruh pada kenyamanan saat mengaplikasikan bulu mata palsu. Beberapa produk dilengkapi aplikator kuas kecil yang memudahkan pengambilan lem secara merata.
Kemasan yang praktis membantu penggunaan menjadi lebih rapi dan mengurangi risiko lem terlalu banyak menempel pada bulu mata.
- Pastikan Mudah Dibersihkan
Selain kuat saat digunakan, lem bulu mata juga sebaiknya mudah dibersihkan saat proses menghapus makeup. Lem yang terlalu sulit dilepas dapat membuat proses pembersihan menjadi lebih lama dan berisiko merusak bulu mata palsu.
Pilih lem yang dapat dilepas dengan makeup remover atau cleansing oil agar lebih praktis dan tetap aman bagi area mata.
Editor : Tia Lalita Novitri