RADAR BANJARMASIN - Nail art menjadi salah satu cara sederhana untuk mempercantik penampilan.
Dari desain minimalis hingga detail yang penuh warna, kuku yang terawat mampu menunjang rasa percaya diri dan membuat tampilan terlihat lebih polished.
Namun, nail art yang indah tentu membutuhkan perawatan agar tidak cepat mengelupas atau kusam.
Tanpa perawatan yang tepat, nail art bisa cepat retak, mengelupas, bahkan membuat kuku asli menjadi rapuh.
Agar hasil manicure tetap awet dan kuku tetap sehat, berikut beberapa tips merawat nail art yang bisa kamu lakukan.
- Hindari Kontak Air Berlebihan
Setelah melakukan nail art, usahakan untuk tidak terlalu sering terkena air dalam 24 jam pertama. Lapisan cat dan top coat membutuhkan waktu untuk benar-benar mengeras dan menempel sempurna pada permukaan kuku.
Jika harus mencuci tangan atau melakukan aktivitas yang melibatkan air, keringkan kuku dengan cara ditepuk lembut menggunakan handuk bersih. Hindari menggosok terlalu keras agar permukaan nail art tetap halus dan tidak mudah terangkat.
- Gunakan Sarung Tangan
Paparan deterjen, sabun cuci piring, dan bahan kimia rumah tangga bisa membuat nail art cepat pudar atau mengelupas. Kandungan kimia tersebut juga dapat membuat kuku menjadi kering dan rapuh.
Gunakan sarung tangan saat mencuci piring atau membersihkan rumah. Langkah sederhana ini membantu melindungi lapisan nail art sekaligus menjaga kesehatan kuku dan kulit tangan tetap lembap.
- Rutin Mengaplikasikan Cuticle Oil
Cuticle oil berperan penting dalam menjaga kelembapan area sekitar kuku. Kulit kutikula yang kering bisa membuat nail art terlihat kurang rapi dan kuku mudah patah.
Oleskan cuticle oil minimal sekali sehari, terutama sebelum tidur. Pijat perlahan agar nutrisi meresap dan membantu menjaga kuku tetap kuat serta tidak mudah retak meski menggunakan nail art dalam waktu lama.
- Hindari Menggunakan Kuku sebagai Alat
Kebiasaan membuka kemasan, mengorek benda kecil, atau mengupas stiker dengan kuku dapat merusak lapisan nail art. Selain membuat desain cepat terkelupas, kebiasaan ini juga bisa menyebabkan kuku patah.
Gunakan alat bantu seperti gunting kecil atau ujung sendok untuk membuka sesuatu. Dengan begitu, nail art tetap awet dan kuku asli tidak mengalami tekanan berlebih.
Baca Juga: Tak Pernah Sepi Peminat, Ini Jenis-jenis Nail Art Terfavorit
- Tambahkan Top Coat Jika Diperlukan
Jika nail art mulai terlihat kusam setelah beberapa hari, kamu bisa menambahkan lapisan top coat bening. Top coat membantu mengembalikan kilau sekaligus memberi perlindungan ekstra pada desain.
Aplikasikan secara tipis dan merata agar hasilnya tetap natural. Langkah ini bisa memperpanjang usia nail art beberapa hari lebih lama tanpa harus melakukan ulang dari awal.
- Beri Waktu Kuku untuk Beristirahat
Meski nail art membuat kuku terlihat cantik, penting untuk memberi jeda sebelum mengganti desain baru. Terlalu sering menggunakan gel polish atau bahan kimia dapat membuat kuku menipis.
Setelah melepas nail art, beri waktu beberapa hari untuk merawat kuku dengan nail strengthener atau minyak alami. Perawatan ini membantu mengembalikan kondisi kuku agar tetap sehat sebelum dihias kembali.
- Lepas Nail Art dengan Cara yang Tepat
Jangan mengelupas atau mencabut nail art secara paksa karena dapat merusak lapisan kuku asli. Gunakan remover yang sesuai dengan jenis cat kuku yang digunakan, terutama jika memakai gel polish.
Proses pelepasan yang benar membantu menjaga permukaan kuku tetap halus dan tidak rapuh. Jika ragu, sebaiknya lepaskan di salon profesional agar kuku tetap aman dan terawat.
Editor : Tia Lalita Novitri