Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tak Hanya Bikin Melek, Minum Kopi Berlebihan Bisa Pengaruhi Kulit Wajah

Tia Lalita Novitri • Selasa, 3 Februari 2026 | 17:00 WIB
JANGAN BERLEBIHAN: Tak ada larangan minum kopi selama tak berlebihan. (Foto: Freepik)
JANGAN BERLEBIHAN: Tak ada larangan minum kopi selama tak berlebihan. (Foto: Freepik)

RADAR BANJARMASIN - Kopi menjadi minuman favorit banyak orang untuk meningkatkan fokus dan energi. Kandungan kafein di dalamnya memang memberi efek stimulan yang menyenangkan.

Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi dapat memberi dampak tertentu pada kecantikan kulit wajah. Efek ini sering kali tidak disadari.

Meski kopi memiliki manfaat antioksidan, jumlah dan kebiasaan konsumsi tetap perlu diperhatikan agar tidak berdampak negatif pada kesehatan kulit.

Kafein bersifat diuretik ringan, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Jika asupan cairan tidak diimbangi dengan air putih yang cukup, tubuh termasuk kulit berisiko mengalami dehidrasi.

Kulit yang kurang terhidrasi cenderung terlihat kusam, terasa kencang, dan kehilangan elastisitas. Pada wajah, kondisi ini dapat membuat garis halus tampak lebih jelas.

Kebiasaan minum kopi berlebihan, terutama tanpa diimbangi pola makan seimbang, dapat mengganggu kualitas tidur. Kurang tidur berdampak langsung pada regenerasi sel kulit.

Akibatnya, kulit wajah terlihat lelah, tidak segar, dan kusam. Warna kulit juga bisa tampak tidak merata karena proses perbaikan kulit tidak berjalan optimal.

Baca Juga: Tak Hanya Diminum, Ini Tips Masker Kopi untuk Perawatan Wajah

Pada sebagian orang, konsumsi kopi berlebih dapat memicu peningkatan hormon stres seperti kortisol. Kadar kortisol yang tinggi dapat merangsang produksi minyak berlebih pada kulit.

Produksi sebum yang tidak terkontrol berisiko menyumbat pori-pori dan memperparah jerawat, terutama pada kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Kafein yang dikonsumsi berlebihan dan diiringi kurang tidur dapat mempercepat munculnya tanda penuaan dini. Regenerasi kulit yang terganggu membuat kulit tampak lebih cepat menua.

Selain itu, dehidrasi kronis akibat kebiasaan minum kopi tanpa cukup air putih dapat menyebabkan kulit kehilangan kekenyalan dan tampak lebih kasar.

Kurang tidur akibat konsumsi kopi di sore atau malam hari sering berdampak pada area mata. Lingkaran hitam, mata sembap, dan tampilan wajah yang lelah menjadi lebih mudah muncul.

Meski kafein dalam produk skincare bisa membantu mengurangi mata sembap, efek konsumsi kopi berlebihan justru bisa berlawanan jika mengganggu kualitas tidur.

Kunci kecantikan kulit wajah bukan pada menghindari kopi sepenuhnya, melainkan menjaga keseimbangan.

Saat tubuh cukup terhidrasi, tidur terpenuhi, dan asupan nutrisi seimbang, kulit pun akan terlihat lebih sehat dan bercahaya.

Menikmati kopi boleh saja, asalkan tidak mengorbankan kesehatan kulit dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Editor : Tia Lalita Novitri
#Kecantikan #insomnia #minum kopi #berlebihan #perawatan #dampak buruk #penuaan dini #kurang tidur #kafein #skincare #kulit kusam