RADAR BANJARMASIN - Kebersihan alat makeup sering kali luput dari perhatian. Padahal, alat makeup yang digunakan setiap hari dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri jika tidak dirawat dengan benar.
Sisa produk, minyak wajah, keringat, dan kelembapan bisa memicu masalah kulit hingga infeksi. Berikut alat makeup yang paling rawan terkontaminasi bakteri dan perlu mendapat perhatian khusus.
- Makeup Sponge dan Beauty Blender
Makeup sponge memiliki pori-pori yang mudah menyerap cairan dan minyak. Kondisi lembap setelah pemakaian membuat bakteri dan jamur berkembang dengan cepat, terutama jika sponge jarang dicuci atau disimpan di tempat tertutup.
Penggunaan sponge yang kotor dapat memicu jerawat, iritasi, hingga infeksi kulit.
- Brush Foundation dan Concealer
Brush untuk foundation dan concealer cenderung menampung banyak residu produk karena digunakan pada tekstur cair atau krim.
Jika tidak dibersihkan secara rutin, sisa makeup akan bercampur dengan minyak dan kotoran dari wajah. Brush yang terkontaminasi bakteri dapat memperparah jerawat dan menyebabkan peradangan pada kulit.
- Kuas Mata (Eyeshadow dan Eyeliner)
Kuas mata termasuk alat makeup yang sangat sensitif karena digunakan di area mata.
Kuas yang kotor dapat menyebabkan iritasi, mata merah, bintitan, hingga infeksi. Risiko ini semakin tinggi jika kuas digunakan bersama orang lain atau tidak dibersihkan setelah pemakaian.
Baca Juga: Tips Membersihkan Alat Makeup agar Tetap Higienis dan Awet
- Maskara
Maskara merupakan produk makeup yang paling cepat terkontaminasi bakteri. Aplikatornya bersentuhan langsung dengan bulu mata dan area mata, lalu dimasukkan kembali ke dalam tabung.
Kebiasaan memompa aplikator juga dapat memasukkan udara dan kuman ke dalam produk, sehingga meningkatkan risiko infeksi mata.
- Eyeliner Cair dan Gel
Ujung aplikator eyeliner cair dan gel mudah terpapar kotoran saat digunakan. Jika tidak dibersihkan, bakteri dapat berkembang dan mencemari isi produk.
Penggunaan eyeliner yang sudah terkontaminasi berisiko menyebabkan iritasi dan peradangan di area mata.
- Powder Puff dan Aplikator Bedak
Meski digunakan pada produk kering, powder puff tetap menyerap minyak, keringat, dan sel kulit mati.
Jika jarang dicuci dan disimpan dalam compact yang lembap, puff bisa menjadi sarang bakteri yang memicu masalah kulit.
- Penjepit Bulu Mata
Penjepit bulu mata sering terlupakan dalam rutinitas pembersihan alat makeup. Padahal, alat ini bersentuhan langsung dengan area mata dan kerap terkena sisa maskara.
Jika tidak dibersihkan secara rutin, penjepit bulu mata dapat menjadi sumber bakteri yang berisiko menyebabkan iritasi mata.
Editor : Tia Lalita Novitri