RADAR BANJARMASIN - Di era kerja yang semakin fleksibel, gaya berbusana profesional tidak lagi selalu identik dengan setelan jas kaku atau rok pensil yang formal.
Banyak lingkungan kerja kini memberi ruang bagi gaya santai. Dengan catatan, asalkan tetap terlihat rapi, sopan, dan mencerminkan profesionalisme.
Kunci utamanya adalah keseimbangan antara kenyamanan dan kesan terpercaya. Simak ulasan berikut.
- Pahami Konsep Smart Casual
Smart casual adalah gaya berpakaian yang memadukan elemen santai dengan potongan atau detail formal.
Busana ini cocok digunakan untuk bekerja di kantor non-formal, meeting ringan, presentasi internal, hingga acara semi-resmi.
Meski terlihat lebih kasual, smart casual tetap menuntut kerapian, kebersihan, dan keserasian warna.
- Pilih Atasan yang Simpel
Atasan memegang peran penting dalam membangun kesan profesional. Kemeja polos, blouse dengan potongan clean, atau top berbahan jatuh seperti satin dan katun premium bisa menjadi pilihan.
Hindari atasan dengan motif terlalu ramai, transparan, atau potongan terlalu terbuka agar tetap terlihat sopan dan berkelas.
- Bawahan yang Rapi
Celana bahan, kulot berpotongan lurus, atau rok midi adalah opsi aman untuk tampilan santai profesional.
Jeans masih bisa digunakan, asalkan berwarna gelap, tanpa sobekan, dan dipadukan dengan atasan yang lebih formal.
Potongan bawahan yang pas di tubuh akan memberi kesan rapi meski bergaya santai.
Baca Juga: Agar Tak Terlihat Pendek, Ini Tips Memilih Outfit dengan Sepatu High Ankle
- Warna Netral adalah Kunci
Warna-warna netral seperti hitam, putih, krem, navy, abu-abu, dan cokelat mudah dipadukan dan selalu terlihat profesional.
Untuk memberi sentuhan santai, kamu bisa menambahkan satu warna lembut atau earthy tone sebagai aksen, tanpa membuat tampilan terkesan berlebihan.
- Sepatu yang Nyaman dan Pantas
Pemilihan sepatu sangat menentukan kesan akhir. Loafers, flat shoes, kitten heels, atau block heels rendah cocok untuk menunjang gaya santai profesional.
Sneakers polos juga bisa digunakan di lingkungan kerja tertentu, asalkan bersih dan dipadukan dengan busana yang rapi.
- Aksesori Secukupnya
Aksesori berfungsi sebagai pelengkap, bukan pusat perhatian. Jam tangan, tas kerja minimalis, atau perhiasan kecil sudah cukup untuk menyempurnakan penampilan.
Hindari aksesori terlalu besar atau mencolok yang bisa mengurangi kesan profesional.
- Perhatikan Kerapian dan Grooming
Busana yang bagus akan kurang maksimal tanpa penampilan yang rapi. Pastikan pakaian tidak kusut, sepatu bersih, dan tas dalam kondisi baik.
Makeup natural dan rambut yang tertata juga membantu menciptakan kesan profesional yang santai namun tetap meyakinkan.
- Sesuaikan Budaya Kerja
Setiap tempat kerja memiliki standar berbeda. Sebelum menentukan gaya, pahami terlebih dahulu budaya kantor atau acara yang akan dihadiri. Dengan begitu, kamu bisa tampil santai tanpa terlihat terlalu kasual atau tidak sesuai situasi.
Editor : Tia Lalita Novitri