Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kenapa Tidak Boleh Memencet Jerawat Sembarangan? Ini Alasannya

Tia Lalita Novitri • Selasa, 20 Januari 2026 | 13:00 WIB
RADANG: Jerawat tidak boleh asal pencet karena berisiko menambah efek radang. (Foto: Freepik)
RADANG: Jerawat tidak boleh asal pencet karena berisiko menambah efek radang. (Foto: Freepik)

RADAR BANJARMASIN - Memencet jerawat sering dianggap sebagai solusi cepat agar jerawat segera kempis. Padahal, kebiasaan ini justru bisa memperparah kondisi kulit jika dilakukan sembarangan.

Agar tidak salah langkah, berikut alasan kenapa jerawat tidak boleh dipencet sembarangan, disusun per poin seperti artikel tips perawatan kulit.

Saat jerawat dipencet, tekanan dari jari bisa mendorong bakteri dan kotoran masuk lebih dalam ke pori-pori.

Akibatnya, jerawat yang semula kecil bisa berubah menjadi merah, bengkak, dan terasa nyeri.

Tangan yang tidak benar-benar steril mengandung banyak bakteri.

Ketika jerawat dipencet, bakteri tersebut dapat masuk ke luka terbuka dan menyebabkan infeksi, sehingga jerawat semakin sulit sembuh.

Memencet jerawat dapat merusak jaringan kulit di sekitarnya.

Kerusakan ini sering berujung pada bekas jerawat kehitaman, kemerahan, bahkan bopeng yang sulit dihilangkan.

Baca Juga: Tips Menyamarkan Bekas Jerawat dengan Buah-Buahan Alami

Alih-alih cepat hilang, jerawat yang dipencet justru membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Kulit harus memperbaiki luka sekaligus melawan peradangan yang terjadi.

Isi jerawat yang keluar saat dipencet mengandung bakteri.

Jika mengenai area kulit lain, bakteri tersebut bisa memicu munculnya jerawat baru di sekitarnya.

Memencet jerawat di area segitiga wajah seperti hidung, pipi dekat hidung, dan dagu justru berisiko lebih tinggi.

Area ini terhubung langsung dengan pembuluh darah menuju otak, sehingga infeksi bisa menjadi lebih serius meski jarang terjadi.

Jerawat meradang, jerawat batu, dan jerawat yang belum matang tidak boleh dipencet.

Tindakan ini hanya akan memperparah kondisi kulit dan meningkatkan risiko bekas permanen.

Daripada memencet, lebih baik gunakan perawatan yang tepat seperti spot treatment.

Ada beberapa pilihan, seperti skincare dengan kandungan anti-jerawat, atau konsultasi ke dokter kulit jika jerawat sering kambuh dan meradang.

Editor : Tia Lalita Novitri
#jerawat meradang #breakout #perawatan wajah #Iritasi #jerawat #memencet jerawat