RADAR BANJARMASIN - Memiliki tubuh yang mudah berkeringat kerap membuat parfum cepat memudar atau bahkan berubah aroma. Padahal, parfum adalah penunjang penting rasa percaya diri.
Kabar baiknya, ada beberapa trik sederhana agar wangi parfum tetap awet meski tubuh aktif dan berkeringat lebih.
- Kenali Jenis Parfum yang Tepat
Tidak semua parfum cocok untuk pemilik tubuh mudah berkeringat. Pilih parfum dengan daya tahan tinggi seperti Eau de Parfum atau parfum oil-based.
Jenis ini cenderung lebih “menempel” di kulit dan tidak mudah menguap saat terkena panas tubuh.
- Pakai Parfum Saat Kulit Bersih dan Kering
Parfum sebaiknya digunakan setelah mandi, ketika tubuh bebas dari bau dan keringat.
Pastikan kulit sudah benar-benar kering sebelum menyemprot parfum agar aromanya tidak bercampur dengan kelembapan berlebih.
Baca Juga: 5 Jenis Maskara dan Fungsinya untuk Tampilan Mata Lebih Menawan
- Semprot di Area Strategis
Alih-alih menyemprot ke seluruh tubuh, fokuslah pada area tertentu seperti leher, dada bagian atas, pergelangan tangan, atau belakang telinga.
Titik-titik ini membantu aroma menyebar perlahan tanpa terasa berlebihan.
- Pilih Aroma yang Aman
Bagi pemilik tubuh berkeringat lebih, aroma segar adalah pilihan terbaik.
Wangi citrus, green tea, aquatic, atau woody ringan memberi kesan bersih dan tidak mudah berubah meski bercampur keringat.
- Jangan Berlebihan
Semakin banyak semprotan tidak selalu berarti semakin wangi. Parfum yang terlalu kuat justru bisa terasa menyengat saat bercampur keringat.
Gunakan secukupnya agar aromanya tetap nyaman bagi diri sendiri dan orang sekitar.
- Gunakan Body Care Tanpa Aroma
Body lotion atau pelembap tanpa pewangi dapat membantu parfum bertahan lebih lama.
Kulit yang lembap membuat aroma parfum tidak cepat menguap dan tetap stabil.
- Perhatikan Pakaian yang Dipakai
Bahan pakaian juga berpengaruh. Pilih pakaian yang menyerap keringat dan tidak terlalu tebal agar tubuh tidak cepat lembap, sehingga parfum bisa bertahan lebih lama.
Editor : Tia Lalita Novitri