Final Sudah Terbentuk! MANSAHUTE vs SMAN 2 Kotabaru dan Smaven vs SMAN 1 Simpang Empat, AZA 3x3 Comp

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:09 WIB
Para pemain berduel sengit dalam babak semifinal AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan di GOR Hasanuddin Banjarmasin, Rabu (12/8/2026), menentukan empat finalis yang akan memperebutkan gelar juara. (M Idris Jian Sidik)
Para pemain berduel sengit dalam babak semifinal AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan di GOR Hasanuddin Banjarmasin, Rabu (12/8/2026), menentukan empat finalis yang akan memperebutkan gelar juara. (M Idris Jian Sidik)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – GOR Hasanuddin Banjarmasin kembali menjadi panggung yang tidak bisa diprediksi. Rabu (12/8/2026), babak semifinal AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan tersaji dengan intensitas yang tidak main-main — dan ketika debu pertandingan mereda, empat tim sudah siap saling berhadapan di laga puncak yang ditunggu-tunggu.

Di kategori putri, semifinal pertama mempertemukan SMAN 3 Banjarmasin dengan MAN 1 Hulu Sungai Tengah alias MANSAHUTE. Tim yang datang dari Hulu Sungai Tengah ini kembali membuktikan bahwa perjalanan jauh tidak mengikis ketajaman mereka sedikit pun.

MANSAHUTE tampil dominan dan menelan SMAN 3 Banjarmasin dengan skor telak 8-2. Kemenangan ini menegaskan bahwa MANSAHUTE bukan kejutan musiman — mereka adalah kekuatan nyata yang layak ada di final.

Di semifinal putri berikutnya, SMAN 2 Kotabaru melanjutkan perjalanan mengejutkan mereka dengan mengandaskan SMAN 1 Martapura tanpa ampun, 3-0. Clean sheet yang membuktikan betapa solidnya pertahanan Kotabaru — tidak memberi satu poin pun kepada lawan mereka sepanjang laga.

Pemain putri SMAN 2 Kotabaru, Laurie Clarissa Pontoh, tidak menyembunyikan semangat timnya menjelang duel final melawan MANSAHUTE yang sudah terbentuk.

"Kami sangat senang bisa melangkah ke final. Ini hasil kerja keras kami dari babak pertama hingga sekarang. MANSAHUTE adalah lawan yang tangguh — kami sudah lihat bagaimana mereka bermain. Tapi kami tidak datang ke final untuk kalah. Kami akan tampil dengan persiapan terbaik dan berikan pertarungan yang sesungguhnya," ujar Laurie Clarissa Pontoh dengan tatapan penuh determinasi.

Di kategori putra, semifinal tidak kalah memanas. SMAN 7 Banjarmasin alias Smaven menghadapi SMKN 5 Banjarmasin dalam laga yang berlangsung cukup ketat sebelum akhirnya Smaven menang 8-5 dan mengunci tiket final. Juara bertahan DBL South Kalimantan ini membuktikan kelas mereka juga berlaku di format 3x3.

Sementara di semifinal putra lainnya, SMAN 1 Simpang Empat yang menjadi salah satu kejutan terbesar kompetisi ini kembali berbicara keras. Mereka mengandaskan sesama wakil Simpang Empat, SMKN 1 Simpang Empat, dengan skor 8-2 — kemenangan yang sekaligus menjadi pesan tegas bahwa mereka tidak datang ke Banjarmasin untuk sekadar meramaikan.

Pemain putra SMAN 1 Simpang Empat, I Gede Radi Iswara, mengaku timnya sudah tidak sabar menghadapi Smaven di laga final.

"Ini yang kami impikan dari awal — bisa melangkah sejauh-jauhnya. Sekarang kami sudah di final dan lawan kami adalah Smaven — juara bertahan. Ini tantangan yang luar biasa tapi justru itu yang bikin kami semakin semangat. Kami sudah pelajari cara bermain mereka dan kami punya strategi. Final nanti kami akan berikan segalanya untuk SMAN 1 Simpang Empat," kata I Gede Radi Iswara.

Final AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan kini sudah tersusun sempurna. Di kategori putri, MANSAHUTE akan berhadapan dengan SMAN 2 Kotabaru dalam adu tim dari luar Banjarmasin yang sama-sama mengejutkan. Di kategori putra, Smaven sebagai juara bertahan akan diuji oleh SMAN 1 Simpang Empat yang terus membuktikan bahwa underdog pun bisa berbicara di panggung besar.

Dua final yang masing-masing menyimpan cerita dan motivasi yang berbeda — dan GOR Hasanuddin Banjarmasin siap menjadi saksi siapa yang berhak mengangkat trofi juara AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan.

Editor : Arif Subekti
Babak Semifinal South Kalimantan GOR Hasanuddin Banjarmasin DBL