Selama ini tata kelola aset Perbasi masih dengan cara manual atau konvensional menggunakan berkas-berkas fisik (hardcopy) dan database masih dalam bentuk excel dan Pdf. Itu yang melatarbelakangi tim dosen Poliban membantu pembuatan web.
Ketua Perbasi Banjarmasin, Teguh Nuryadin mengatakan, mereka bersama dosen lainnya sebelumnya sudah melakukan analisa situasi dan observasi serta diskusi dengan Perbasi Kota Banjarmasin. “Dimana selama ini Perbasi belum memiliki sistem informasi dan database yang terintegrasi,” ungkapnya.
Dengan dibangunnya web Perbasi ini diharapkan akan membuat pengelolaan administrasi manajemen klub, atlet dan pelatih menjadi terintegrasi dalam satu sistem dan bisa diakses oleh siapa saja.
“Sehingga permasalahan yang sering terjadi, salah satunya status kepemilikan pemain dalam satu klub tidak ada lagi yang double entry atau saling klaim kepemilikan,” harap pria yang akrab disapa Bang Uno tersebut.
Ia juga berharap web Perbasi Banjarmasin ini dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan seiring perkembangan organisasi bola basket di Kota Banjarmasin. “Semoga saja ke depannya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” tuntasnya.(bir/yn/ris) Editor : Arief