RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Nama Pantai Kasuari di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, belakangan kian ramai diperbincangkan. Tak hanya di kalangan masyarakat lokal, destinasi ini juga viral di media sosial karena banyaknya wisatawan yang berkunjung.
Pantai yang berjarak sekitar 34 kilometer dari Kota Pelaihari atau 54 kilometer dari Banjarmasin ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Untuk menikmati keindahannya, pengunjung hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp5 ribu per orang, sudah termasuk parkir.
Daya tarik utama Pantai Kasuari terletak pada panorama matahari terbenamnya. Banyak wisatawan menyebut, pemandangan sunset di lokasi ini menjadi salah satu yang terbaik dan mampu memanjakan mata.
Keunikan lain yang jarang ditemui di pantai lain di Tanah Laut adalah fenomena air surut atau pandit yang terjadi menjelang sore. Saat itu, air laut mundur cukup jauh dari bibir pantai, memungkinkan pengunjung berjalan dan bermain di area yang sebelumnya terendam hingga puluhan meter.
Sepanjang garis pantai, tumbuh deretan pohon cemara yang memberikan suasana teduh dan nyaman. Pengunjung dapat bersantai, menikmati makanan, hingga melakukan berbagai aktivitas di bawah rindangnya pepohonan tersebut.
Meski tergolong destinasi baru, fasilitas di Pantai Kasuari sudah cukup memadai. Tersedia gazebo, kamar mandi, toilet, serta deretan pedagang lokal yang menjajakan makanan dan minuman.
Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati berbagai wahana permainan seperti banana boat, ATV, pelampung, hingga menyewa tenda camping dan spot foto.
Lokasinya yang relatif dekat dengan Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar, serta akses jalan yang cukup nyaman, membuat Pantai Kasuari menjadi pilihan favorit wisatawan untuk berlibur singkat.
Editor : Arief