Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kerap Disalahgunakan jadi Tempat Aktivitas Negatif, Jembatan Barito Kini jadi Pusat Kuliner Ramadan

Maulana Radar Banjarmasin • Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:45 WIB

JEMBATAN BARITO: Jembatan ini menjadi penghubung jalur darat, baik antar kecamatan di Barito Kuala maupun akses utama Kalsel–Kalteng.
JEMBATAN BARITO: Jembatan ini menjadi penghubung jalur darat, baik antar kecamatan di Barito Kuala maupun akses utama Kalsel–Kalteng.

Jembatan Barito menjadi salah satu ikon kebanggaan Kalimantan Selatan. Jembatan yang membentang gagah di atas Sungai Barito ini secara administratif berada di wilayah Kabupaten Barito Kuala, sekira 15 kilometer dari Kota Banjarmasin.

Memiliki panjang total 1.082 meter, jembatan ini melintasi Sungai Barito selebar 800 meter serta Pulau Bakut sekira 200 meter. Rinciannya, bentang utama sepanjang 902 meter dan jembatan pendekat 180 meter dengan lebar 10,37 meter.

Jembatan ini merupakan akses vital jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Banjarmasin menuju Kalimantan Tengah maupun sebaliknya.Dengan tinggi ruang bebas 15 hingga 18 meter, lalu lintas sungai seperti kapal tongkang tetap dapat melintas di bawahnya.

Kerap pula disebut Jembatan Pulau Bakut, sesuai nama delta kecil yang berada tepat di bawahnya, jembatan ini diresmikan pada 24 April 1997 oleh Presiden Soeharto. Bahkan, jembatan gantung ini pernah tercatat dalam rekor MURI sebagai yang terpanjang di Indonesia pada masanya.

Sebelum berdirinya jembatan tersebut, masyarakat mengandalkan transportasi sungai menggunakan boat atau kapal bermotor untuk menyeberang menuju Banjarmasin atau sebaliknya.

Tak sekadar infrastruktur penghubung dua provinsi bertetangga Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, kawasan Jembatan Barito juga berkembang menjadi objek wisata ikonik.

Panorama Sungai Barito dan Pulau Bakut menjadikannya spot favorit warga untuk bersantai sore, berburu foto hingga menikmati kuliner di area bawah jembatan.

Sempat terkesan kumuh dan kurang terawat, bahkan pernah disalahgunakan untuk aktivitas negatif kalangan muda-mudi, kawasan ini kini mulai berbenah.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penataan ulang menjadi destinasi yang lebih modern dan tertata.

Sejumlah fasilitas seperti gazebo, musala, kafe hingga area bermain mulai dibangun. Bangunan yang tidak sesuai tata ruang pun ditertibkan demi kenyamanan pengunjung.

Momentum Ramadan tahun ini pun dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dengan menjadikan kawasan bawah Jembatan Barito sebagai pusat kuliner Ramadan. Beragam makanan, minuman hingga aneka takjil dan camilan dijajakan, menghadirkan suasana baru yang lebih hidup dan tertib di ikon kebanggaan Banua tersebut. 

TAMAN BERMAIN: Area taman yang masih dalam tahap pembangunan ini diharapkan mampu menarik minat pengunjung.
TAMAN BERMAIN: Area taman yang masih dalam tahap pembangunan ini diharapkan mampu menarik minat pengunjung.

 

HILIR MUDIK: Aktivitas Kapal Pandu dan tongkang pengangkut batu bara terlihat hilir mudik, dapat disaksikan langsung dari atas maupun bawah jembatan.
HILIR MUDIK: Aktivitas Kapal Pandu dan tongkang pengangkut batu bara terlihat hilir mudik, dapat disaksikan langsung dari atas maupun bawah jembatan.

MUSALA: Fasilitas musala yang dibangun pemerintah untuk memudahkan pengunjung beribadah saat berada di kawasan wisata.
MUSALA: Fasilitas musala yang dibangun pemerintah untuk memudahkan pengunjung beribadah saat berada di kawasan wisata.

DERMAGA: Dari dermaga ini, pengunjung bisa menikmati wisata susur sungai menuju lokasi observasi bekantan di Pulau Bakut menggunakan perahu.
DERMAGA: Dari dermaga ini, pengunjung bisa menikmati wisata susur sungai menuju lokasi observasi bekantan di Pulau Bakut menggunakan perahu.

PASAR RAMADAN: Untuk pertama kalinya, pasar kuliner Ramadan digelar di kawasan Jembatan Barito guna menarik lebih banyak pengunjung.
PASAR RAMADAN: Untuk pertama kalinya, pasar kuliner Ramadan digelar di kawasan Jembatan Barito guna menarik lebih banyak pengunjung.

Editor : Arief
#jembatan #barito kuala #barito #BanuaPedia #Pasar Wadai