Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pesona Sasirangan Khas Hulu Sungai Tengah, Ini Beragam Motif Uniknya

Jamaludin • Sabtu, 15 November 2025 | 21:55 WIB
Photo
Photo

Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tidak hanya dikenal dengan ragam kuliner tradisionalnya, tetapi juga memiliki kekayaan kerajinan lokal yang terus dijaga kelestariannya.

Salah satunya adalah kain Sasirangan, warisan budaya Banjar yang kini semakin berkembang berkat dukungan penuh dari Dekranasda HST.

Berbagai motif seperti Burung Anggang, Kangkung, Gigi Haruan Bunga, motif Klasik, hingga Kambang Kacang Bajuntai menjadi bukti kreativitas para pengrajin lokal dalam mengolah warna, teknik pewarnaan alami, serta filosofi mendalam yang tersirat di setiap helai kain.

Dari sentuhan tangan UMKM HST inilah tercipta karya-karya yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyimpan nilai budaya yang layak dibanggakan. (mal)

Motif Burung Anggang

Motif Burung Anggang, salah satu motif khas yang sarat makna dalam budaya Banjar. Kain ini memiliki warna dasar ungu dengan corak alami bergradasi gelap terang, memberi kesan elegan dan berwibawa.

Photo
Photo

Pada bagian tengah kain, tampak lukisan motif burung Anggang dengan detail sulaman benang putih yang rapi, menggambarkan burung sedang hinggap di atas ranting, dikelilingi bentuk ornamen dan dedaunan khas Sasirangan.

Motif ini melambangkan ketinggian, kemuliaan, dan kebebasan, yang sering dikaitkan dengan filosofi kebijaksanaan dan kekuatan dalam budaya lokal HST.

Motif Kangkung

Tampilkan pesona etnik khas Kalimantan Selatan dengan Kain Sasirangan Motif Kangkung ini. Terbuat dari bahan berkualitas dengan sentuhan warna ungu dan hijau berpadu gradasi lembut, kain ini menampilkan corak batik khas Banjar yang elegan dan menawan.

Photo
Photo

Motif Kangkung melambangkan kesederhanaan, ketenangan, dan keseimbangan hidup. Pola simetris di bagian tengah kain dibuat dengan teknik pewarnaan tradisional yang dikerjakan secara manual oleh pengrajin lokal di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Dijual dengan harga 150 rb per lembar.

Motif Gigi Haruan Bunga

Kain Sasirangan pada foto ini menampilkan motif gigi haruan bunga, salah satu motif khas dari Kalimantan Selatan yang sarat makna filosofi. Warna dasar kain didominasi oleh nuansa hijau tua dan hijau toska, menghadirkan kesan alami, segar, dan menenangkan.

Photo
Photo

Bagian atas kain dihiasi dengan pola zig-zag menyerupai gigi ikan haruan, melambangkan keteguhan, kekuatan, dan semangat pantang menyerah. Sementara pada bagian bawah, tampak ornamen bunga dan sulur daun yang memberi sentuhan lembut dan feminin, merepresentasikan keindahan, keseimbangan, serta keharmonisan hidup.

Motif Klasik

Kain pada foto tersebut merupakan kain sasirangan motif klasik dengan nuansa warna alam yang elegan dan lembut. Polanya menampilkan bentuk geometris khas sasirangan yang berulang simetris, menyerupai motif tradisional berbentuk silang atau lengkung berpadu, mencerminkan kekayaan warisan budaya Banjar.

Photo
Photo

Warna kain didominasi oleh gradasi cokelat muda hingga abu kehitaman, memberikan kesan alami dan lembut, seolah diwarnai menggunakan bahan pewarna dari alam seperti akar, daun, atau tanah mineral. Tekstur kain tampak halus dan lembut, cocok digunakan untuk busana etnik modern maupun tradisional.

Motif Kambang Kacang Bajuntai

Salah satu motif khas yang sering ditemukan dalam kerajinan kain tradisional Kalimantan Selatan, khususnya dari produk UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Photo
Photo

Warna dasar kain didominasi oleh nuansa hijau tua yang berpadu dengan gradasi cokelat dan hitam kehijauan di bagian bawah, menciptakan kesan alami dan elegan. Motif kembang kacang menjuntai terlihat jelas dengan pola lengkung dan lilitan halus yang membentuk sulur-sulur seperti tanaman menjalar, disertai detail titik-titik putih sebagai pembatas dan hiasan.

Editor : Arief
#kain #sasirangan #hulu sungai tengah #UMKM #dekranasda #BanuaPedia #kerajinan