Ada berbagai produk kerajinan tangan dari bamboo, enceng gondok dan kayu yang dijual di showroom Dekranasda di Jalan Jendral Sudirman Nomor 17, Kecamatan Kandangan atau samping Rumah Banjar atau Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP dan Damkar), yang di pimpin Hj Tata Syafrudin Noor.
Kerajinan Miniatur Kapal Layar
Kerajinan miniatur kapal layar ini terbuat dari stik kayu eskrim yang merupakan salah satu bentuk seni kriya memadukan keterampilan tangan, ketelitian, dan keindahan estetika.
Tas Terbuat Dari Bambu.
Tas bambu khas Kandangan merupakan salah satu produk kerajinan tangan tradisional dari Kabupaten HSS, yang mencerminkan kekayaan budaya lokal. Keunikan tas ini terletak pada lapisan luar atau dalamnya yang menggunakan kain sasirangan, kain tradisional khas Banjar yang dibuat melalui teknik pewarnaan ikat celup.
Keranjang Dari Bambu
Salah satu ciri khas dari keranjang bambu ini adalah motif warna ungu yang menghiasi bagian tengah keranjang. Warna ungu yang digunakan biasanya berasal dari pewarna alami maupun sintetis yang aman dan tahan lama. Motif ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga memberikan kesan estetis yang kuat, menjadikan keranjang tampak lebih menarik dan berkarakter.
Miniatur Tugu Ketupat
Miniatur ini adalah replika kecil dari Tugu Ketupat yang menjadi ikon dan simbol budaya Kabupaten HSS.
Miniatur ini menggambarkan bentuk Tugu Dodol yang terdapat di kawasan Kandangan, yang didirikan sebagai penghormatan terhadap makanan tradisional legendaris daerah tersebut, yaitu dodol Kandangan.
Sumbul
Sumbul adalah wadah tradisional untuk tempat air minum yang terbuat dari bahan bambu alami, yang telah lama digunakan oleh masyarakat di pedesaan Kalsel. Kerajinan sumbul tidak hanya berfungsi sebagai alat rumah tangga, tetapi juga sebagai simbol kearifan lokal yang mengutamakan kesederhanaan, fungsionalitas, dan kelestarian alam.
Tempat Tisu Dari Enceng Gondok
Kerajinan tempat tisu dari eceng gondok merupakan produk anyaman tangan yang memanfaatkan tanaman air eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai bahan utamanya. Tanaman yang sering dianggap gulma ini diolah menjadi serat kering, lalu dianyam menjadi berbagai produk fungsional dan dekoratif, salah satunya tempat tisu.
Miniatur Rumah Bumbungan Tinggi Banjar
Kerajinan miniatur Rumah Bumbungan Tinggi Banjar yang terbuat dari kayu lurus ini adalah replika berskala kecil dari Rumah Bubungan Tinggi, rumah adat suku Banjar yang menjadi simbol kejayaan arsitektur tradisional Kalsel. Miniatur ini dibuat dengan teliti untuk menggambarkan keindahan bentuk rumah asli yang memiliki atap menjulang dan struktur yang sarat filosofi.
Tas Dari Bambu
Tas bambu khas Kandangan adalah kerajinan tangan tradisional yang memanfaatkan bahan alami berupa bambu sebagai material utama. Tas ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat Kandangan dalam mengolah sumber daya alam menjadi produk fungsional dan bernilai estetika tinggi. Dengan desain unik dan sentuhan budaya Banjar, tas ini menjadi simbol gaya etnik sekaligus keberlanjutan lingkungan.
Tas Dari Bambu dengan Lapisan Kulit
Kerajinan tas bambu dengan lapisan kulit yang dijahit adalah perpaduan unik antara bahan alami dan sentuhan modern yang menciptakan produk fungsional sekaligus bernilai seni tinggi. Tas ini dibuat dari anyaman bambu pilihan yang dianyam secara rapi dan kuat oleh para pengrajin lokal, kemudian diberi lapisan kulit pada bagian tertentu seperti penutup, pegangan, sisi dalam, atau seluruh permukaan luar tas.
Tas Jinjing Dari Bambu
Kerajinan tas jinjing dari bambu ada dua warna hijau dan ungu. Warna hijau melambangkan kesegaran, alam, dan kehidupan, sedangkan ungu menggambarkan keanggunan, kreativitas, dan kekuatan budaya. Kombinasi warna ini menghasilkan tampilan yang menarik dan unik, memberikan kesan modern namun tetap berpadu dengan nuansa tradisional.
Jinjing Besek
Jinjing besek ini terbuat dari bambu yang bisa digunakan untuk serbaguna berbagai buah tangan.