Banuapedia edisi kali ini mengangkat tema hewan liar yang kerap masuk ke rumah warga di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Hewan-hewan tersebut sebenarnya bukan hanya reptile, seperti ular, kadal, biawak, tetapi juga anjing liar, bekantan, bahkan tawon.
Reptil ini, pada urutan pertama didominasi oleh ular jenis piton atau sanca kembang, kemudian kobra Jawa dan King Kobra. Dan kelas reptil lainnya seperti biawak.
Ada juga Bekantan, yang merupakan hewan endemik Borneo yang dilindungi. Anjing liar dan hewan unik yang pernah diamankan tim animal rescue di sekitar rumah, yakni Garangan yang masuk pada suku hewan Herpestidae.
Hewan-hewan ini, berhasil diamankan dan evakuasi sampai pelepasan ke alam liar dari tim Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Tim Animal Rescue Amuntai Peduli Sesama (APS) HSU.
Bagi masyarakat yang mendapat gangguan atau ancaman hewan liar di sekitar lingkungan dapat menghubungi kontak Animal Rescue di Kota Amuntai.
Untuk Damkar HSU Dinas Satpol PP dan Damkar HSU, dapat menghubungi, ke nomor telepon 0821-7700-113 dan standby selama 24 jam.
Sedangkan kontak Animal Rescue Amuntai Peduli Sesama (APS) Kabupaten HSU, dapat menghubungi ke nomor telepon 0896-2823-1877.
Bekantan (Monyet Hidung Besar)
Satu ekor Bekantan dewasa merupakan hewan endemik Pulau Kalimantan, berjenis kelamin jantan dievakuasi Tim Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar HSU dari pemukiman warga di Desa Rantau Karau Tengah RT 03, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten HSU, Provinsi Kalimantan Selatan.
Ular Piton Reticulatus (Sanca Kembang)
Tim Animal Rescue Amuntai Peduli Sesama (APS) Kabupaten Hulu Sungai Utara, mengevakuasi satu ekor Piton Reticulatus atau Sanca Kembang, yang sedang berada di teras rumah warga di RT 03 Desa Pandulangan Kecamatan Banjang. Diameter sepaha orang dewasa dan panjang lima meter.
Biawak (Genus Varanus)
Tim Animal Rescue Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Hulu Sungai Utara, berhasil menangkap biawak dengan ukuran dewasa di bawah rumah warga di RT 03 Desa Pakapuran, Kecamatan Amuntai Utara.
Biawak ini ditangkap, sebab kerap memangsa ternak unggas warga dan membuat gaduh, sehingga dievakuasi. Panjangnya hampir dua meter dengan berat 30 kilogram.
Kura Kura Sungai Kalimantan (Byuku)
Tim Animal Damkar HSU Edy Saputra, memperlihat koleksi Kura-Kura Kalimantan (Byuku). Yang didapatkan dari warga karena masuk lingkungan permukiman, karena kura-kura ini hewan endemik Kalimantan, maka harus dijaga kelestariannya di alam liar.
King Kobra
Anggota Tim Animal Rescue Damkar HSU Edy Saputra memperlihat koleksi ular King Kobra berwarna gold white yang merupakan sala satu hasil evaluasi ular yang masuk ke lingkungan pekarangan rumah warga di sekitar Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU, baru ini.
Anjing Liar
Tim Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar HSU, saat melaksanakan evakuasi anjing liar di Desa Sungai Dikum, Kecamatan Amuntai Tengah, sebab dikhawatirkan dapat menggigit warga terlebih bisa menukar penyakit rabies. Sehingga warga di desa tersebut meminta bantuan damkar setempat untuk melakukan evakuasi.
Garangan
Tim Animal Rescue Damkar HSU Edy Saputra, saat melakukan evakuasi Garangan atau Gangarangan, dievakuasi timnya dari Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, sebab masuk ke dalam salah satu toko yang ada di desa tersebut.
Perlu diketahui, Garangan merupakan hewan cukup sulit ditemui sebab hidup di dalam lubang tanah dan merupakan hewan predator dapat memangsa tikus, ayam dan hewan kecil lainnya.
Editor : Arief