Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Festival Ketupat Belamak, Untuk Hari Jadi Desa Al-Kaustsar Tanah Bumbu

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Sabtu, 4 Mei 2024 | 08:08 WIB
Photo
Photo

Di Desa Al-Kautsar, Kabupaten Tanah Bumbu, ada acara unik untuk merayakan hari jadi desanya. Namanya Festival Ketupat Belamak. Meskipun festival ini bernama Festival Ketupat Belamak yang khas Banjar, namun terdapat nasi Tumpeng ala Jawa yang juga ikut dihidangkan pada acar tersebut.

Hal ini dikarenakan budaya di Desa Al-Kautsar yang beragam. Sehingga terjadi perpaduan budaya.
Lalu, apa saja yang menarik dari festival tersebut? Berikut beberapa foto kegiatan perayaan hari jadi di Desa Al-Kautsar tersebut.


DESA DEFINITIF

Photo
Photo

Sejarah diadakanya Festival Ketupat Belamak, yaitu sejak Desa Al-Kautsar ditetapkan menjadi desa definitif pada tahun 2008 silam.

TIAP 23 JANUARI

Photo
Photo

Perayaan Festifal Ketupat Balamak ditetapkan pada tiap tanggal 23 Januari, bertepatan dengan Hari Jadi Desa Al-Kautsar.

SWADAYA

Photo
Photo

Penyelenggaraan Festival Ketupat Belamak di Desa Al-Kautsar menggunakan dana swadaya, atas kesadaran warganya sendiri.

MENGARAK KETUPAT

Photo
Photo

Kemeriahan Festival Ketupat Balamak salah satunya dengan mengarak ketupat dengan mobil pikap yang telah dihiasi dengan berkeliling desa.

LOMBA ANTAR RT

Photo
Photo

Selain mengarak, untuk menambah meriah dan semangat warganya, diadakan lomba antar RT. Lomba ini menilai RT yang paling kreatif dan menarik dalam menghiasi ketupat akan menjadi pemenang.

NASI TUMPENG

Photo
Photo

Bukan hanya ketupat balamak, nasi tumpeng pun menjadi sajian dalam festival tersebut. Jumlah nasi tumpeng yang disajikan disesuaikan dengan usia desa.

ZIARAH

Photo
Photo

Untuk mengenang dan menghormati para pendiri Desa Al-Kautsar, pada peringatan hari jadi, juga dilakukan ziarah ke makam para pendiri desa, yaitu Habib Shaleh Al-Iderus.

Editor : Arief
#Budaya #Tanah Bumbu #festival #BanuaPedia #Desa