Maulana Radar Banjarmasin• Sabtu, 24 Februari 2024 | 11:48 WIB
RUMBAI PENGANTIN: Rumbai dari bunga melati ini biasa digunakan oleh pengantin perempuan. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin
Kampung Pengambangan adalah termasuk kampung tertua di Kota Banjarmasin. Ada Beberapa RT di Kelurahan Pengambangan ini yang pekerjaannya sebagai perajin kembang atau perangkai kembang.
Seperti kembang barenteng, hiasan-hiasan rangkai bunga untuk perkawinan atau mandi-mandi acara tujuh bulanan dan lainnya.
Hampir semua yang tinggal di beberapa RT, terutama di RT 6 dan sekitarnya, menggeluti usaha atau pengambil jasa merangkai bunga yang telah turun-temurun ini.
Untuk jenis-jenis bunga yang di gunakan seperti mawar, melati dan kenanga, kebanyakan mereka memperolehnya dari memetic dari tanaman di kebun mereka sendiri. Namun, ada pula yang membeli dari petani bunga di Kabupaten tetangga di Martapura, Kabupaten Banjar.
Selain dijual di beberapa tempat seperti pasar Sudimampir serta pusat-pusat wisata religi yang ada di Banua, mereka juga menerima pemesanan dari sekitar Kalimantan, bahkan dari pulau jawa.
PROSES MERANGKAI: Pembuatan rumbai dari melati ini menggunakan tali rapia dan jarum dengan kesabaran dan penuh ketelitian. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin
BOGAM: Bogam ini biasa digunakan atau ditempelkan di selendang berbahan melati, dan bisa digunakan untuk pakaian adat Jawa. | Foto: Maulana/Radar BanjarmasinSELENDANG MELATI: Proses pembuatan selendang melati ini terlihat simple tetapi harus telaten. | Foto: Maulana/Radar BanjarmasinKAMBANG BARENTENG: Kambang barenteng ini biasa digunakan untuk berbagai kegiatan religi. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin
PEDAGANG: Penjual ini bisa didapatkan ditepi jalan di Jalan Veteran Kelurahan Pengambangan, dan beberapa pasar lainya di Banjarmasin. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin
ADAT BANJAR: Pakaian pengantin ini semakin cantik jika menggunakan hiasan selendang atau sarung dari melati. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin Editor : Arief