RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjar – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan dan perlindungan anak di tingkat desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Telaga Bauntung, Kamis (15/10).
Sebanyak 25 perwakilan pengurus dan aktivis PATBM mengikuti kegiatan Monev PATBM Kabupaten Banjar Tahun 2026. Pertemuan ini menjadi sarana mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi pengurus di lapangan.
Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3AP2KB Banjar, Dyah Febria Wardhani, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi diperlukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program PATBM di tingkat desa.
"Evaluasi ini juga menjadi kesempatan untuk memetakan hambatan yang dihadapi pengurus serta merumuskan langkah tindak lanjut agar upaya perlindungan anak dapat berjalan lebih efektif," ucapnya.
PATBM merupakan gerakan perlindungan anak berbasis masyarakat yang berperan dalam mendeteksi secara dini, mencegah, dan merespons persoalan kekerasan terhadap anak di lingkungan desa. Keberadaan pengurus PATBM diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Dyah menyampaikan, keberhasilan pelaksanaan PATBM memerlukan koordinasi antara pengurus, pemerintah kecamatan, dan pambakal.
"Dukungan pemerintah desa diperlukan agar kegiatan perlindungan anak dapat berjalan berkelanjutan dan menyesuaikan kebutuhan di lapangan," ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, EM Indri dari DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan menjadi narasumber dengan materi terkait perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat.
Melalui kegiatan Monev ini, pengurus PATBM diharapkan dapat menyampaikan kondisi riil, kendala, serta kegiatan yang telah dilaksanakan di desa masing-masing. Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan untuk memperkuat program dan koordinasi perlindungan anak.
Kegiatan yang bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar ini merupakan bagian dari upaya mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).
Editor : Nurhidayat