Sahrujani Ikuti Rakor PSN dan Karhutla, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:21 WIB
HADIR: Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aula Kodim 1001 HSU-Balangan, Selasa (13/10/2026). (Foto: Pemkab HSU)
HADIR: Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aula Kodim 1001 HSU-Balangan, Selasa (13/10/2026). (Foto: Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI — Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU). Bupati HSU, H Sahrujani mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, Selasa (13/10/2026).

Rakor tersebut berlangsung di Aula Kodim 1001 HSU-Balangan. Kegiatan diikuti Komandan Kodim 1001 HSU-Balangan, Letkol Inf Endra Retno dan perwakilan Kapolres HSU-Balangan, serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU-Balangan.

Bupati HSU H Sahrujani mengatakan, pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan program strategis nasional sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla di daerah ini. 

Dalam pembahasan PSN, sinergi antara pemerintah daerah dan unsur terkait diperlukan agar program pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku. 

"Melalui koordinasi ini diharapkan mendukung kelancaran pelaksanaan program prioritas nasional yang ada di daerah kami khsususnya," sampainya. 

Sementara itu, dalam penanganan karhutla, lanjut Bupati HSU, kesiapsiagaan menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat.

"Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan BPBD diharapkan meningkatkan pemantauan wilayah rawan, koordinasi antarlembaga, serta kesiapan personel dalam menghadapi potensi kebakaran," harapannya. 

Diketahui, langkah pencegahan menjadi penting untuk meminimalkan risiko kebakaran, terutama di tengah kondisi wilayah yang memiliki kawasan lahan rawa dan rentan terdampak kebakaran saat musim kering.

Melalui rakor tersebut, Pemkab HSU bersama unsur terkait diharapkan dapat terus memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Koordinasi lintas sektor ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pembangunan serta melindungi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten HSU.

Editor : Fauzan Ridhani
karhutla Sahrujani Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara