RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong saat ini sibuk memperkuat fitur keamanan aplikasi e-Office, yang menjadi ruang absensi bagi aparatur sipil negara (ASN).
Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suryani menjelaskan, aplikasi e-Office menggunakan teknologi face recognition atau pemindaian wajah untuk mengunggah kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Ia mengakui, saat ini sedang masuk dalam tahap evaluasi dan didapati indikasi ketidaksesuaian presensi, mulai dari penggunaan perangkat yang tidak memenuhi syarat, manipulasi perangkat, hingga penggunaan aplikasi yang tidak resmi.
"Fitur ditingkatkan untuk mengantisipasi absensi fiktif, termasuk upaya menggunakan video rekaman untuk mengakali sistem," tegasnya.
Diskominfo juga melakukan penyesuaian sistem, termasuk pengaturan penerangan saat proses absensi. Penyesuaian ini dilakukan agar wajah pegawai dapat terdeteksi dengan lebih baik dan akurat.
"Fitur tersebut juga diperkuat untuk mengantisipasi upaya mengakali verifikasi wajah menggunakan video yang direkam sebelumnya, sehingga proses presensi diharapkan semakin akurat dan sesuai dengan kehadiran pegawai yang sebenarnya," cetusnya.
Edi berharap disiplin ASN dalam melakukan presensi semakin meningkat, serta potensi kecurangan absensi dapat ditekan.
Aplikasi e-Office sendiri resmi diaktifkan Diskominfo sejak 1 Oktober 2026 lalu bagi seluruh ASN Pemkab Tabalong.
Editor : Sutrisno