RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Seluruh sekolah di bawah binaan Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong dan Kementerian Agama (Kemenag) Tabalong kompak menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ), Jumat (9/10/2026).
Kebijakan tersebut dilakukan karena kabut asap di Kabupaten Tabalong kembali tebal. Bahkan, Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai warna hitam di angka 917.
Kepala Disdikbud Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana membenarkan penerapan PJJ tersebut ketika diwawancarai. "Ya hari ini sekolah melaksanakan PJJ," jelasnya.
Ia mengharapkan, meski pembelajaran dari rumah, namun tetap memfokuskan pada capaian target kurikulum pembelajaran.
Saat ini, semua sekolah di bawah Disdikbud menerapkan kurikulum merdeka sesuai anjuran pemerintah pusat.
Kurikulum merdeka ini tidak ada kewajiban capaian jam pembelajaran dalam akademik tertentu. Tetapi dilihat dari capaian kemampuan siswa dalam memahami pembelajan.
Terkait capaian ini, Gusti Judid meyakini semua sekolah dapat memenuhi target pembelajaran yang diberikan. Walaupun dilakukan dengan PJJ.
"Jadi bukan dilaksanakan hanya sekedar memberi pekerjaan rumah. Tapi bisa diterapkan pembelajaran daring," terangnya.
Kepala Kemenag Tabalong, Sahidul Bakhri membenarkan juga menerapkan PJJ bagi semua madrasah di bawah strukturnya.
Editor : Sutrisno