RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru– Sekitar 2.000 anggota Pramuka dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan mengikuti rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan yang dipusatkan di Kotabaru itu diisi berbagai agenda pembinaan, perkemahan hingga perlombaan. Dua lokasi menjadi tempat utama kegiatan perkemahan, yakni Bumi Perkemahan Bina Bamega, Sungai Belingkar, Desa Sigam, dan kawasan Pantai Gedambaan.
Ketua Panitia Pelaksana H. Ahmad Fitriadi, mengatakan, salah satu kegiatan besar yakni Kemah Bakti Pelajar Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Bina Bamega.
Kemah tersebut diikuti sekitar 420 Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Selain itu, Perkemahan Bakti Tingkat Cabang Saka Bakti Husada juga digelar di kawasan Pantai Gedambaan. Kegiatan ini diikuti sekitar 230 Pramuka Penegak.
“Rangkaian kegiatan diikuti sekitar 2.000 anggota Pramuka dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” ujar Ahmad Fitriadi dalam laporan panitia pada malam puncak dan penutupan, Rabu (7/10) malam.
Tidak hanya berkemah, peserta juga mengikuti berbagai perlombaan untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kedisiplinan dan kerja sama.
Di antaranya semaphore, memasak, P3K pembidaian, yel-yel, pionering, standar tenda, kreativitas, kerapian dan kebersihan, serta sejumlah perlombaan tingkat cabang.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui malam puncak di Panggung Utama Kotabaru, Rabu malam.
Malam puncak berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan. Di antaranya Wayang Madihin khas Kalimantan Selatan, penampilan Jaz, Three Zone feat. Rendy, serta kolaborasi Tari Kolosal dan Calung Tunas Nusantara.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan, pihaknya bersyukur Kotabaru dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul dan berkompetisi. Lebih penting, menjadi wadah pembentukan karakter, kemandirian, pengabdian dan mempererat persaudaraan generasi muda.
“Acara boleh berakhir, tetapi persaudaraan jangan berakhir. Kegiatan boleh selesai, tetapi pengabdian jangan berhenti,” pesannya.
Ia berharap pengalaman selama mengikuti kegiatan di Kotabaru dapat dibawa pulang dan diterapkan para anggota Pramuka di sekolah, pangkalan maupun lingkungan masing-masing.
“Teruslah belajar, teruslah berkarya, teruslah mengabdi dan teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi orang lain,” lanjutnya.
Dengan berakhirnya malam puncak tersebut, seluruh rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Kotabaru resmi ditutup.
Editor : Arif Subekti