SITELADAN Resmi Diterapkan, Absensi Guru HSU Makin Transparan

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 15:57 WIB
DIGITALISASI ABSENSI: Disdikbud HSU meluncurkan aplikasi SITELADAN berbasis biometrik untuk memantau kehadiran guru dan tenaga kependidikan Non-ASN. (Foto: Pemkab HSU)
DIGITALISASI ABSENSI: Disdikbud HSU meluncurkan aplikasi SITELADAN berbasis biometrik untuk memantau kehadiran guru dan tenaga kependidikan Non-ASN. (Foto: Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) meluncurkan SITELADAN, aplikasi absensi digital berbasis biometrik untuk memantau kedisiplinan guru dan tenaga kependidikan Non-ASN.

Aplikasi tersebut diperkenalkan melalui bimbingan teknis yang berlangsung 28–30 September 2026 di Aula Disdikbud HSU. SITELADAN akan diterapkan kepada 536 penerima insentif Pemkab HSU yang bertugas di jenjang TK, SD, hingga SMP.

Melalui gawai Android, pengguna dapat melakukan presensi secara langsung. Sistem biometrik akan memverifikasi identitas dan mencatat kehadiran secara real-time. Data kemudian tersinkronisasi dengan pusat data Disdikbud HSU.

Sistem ini juga diharapkan mengurangi potensi manipulasi kehadiran, termasuk titip absen dan pemalsuan lokasi. Selain itu, sekolah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk pengadaan dan perawatan mesin absensi fisik.

Kepala Disdikbud HSU, Rahman Heriadi mengatakan SITELADAN merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah insentif dari Pemda HSU tersalurkan secara adil dan tepat sasaran. Masa uji coba satu bulan ini akan kami maksimalkan untuk menyempurnakan sistem sebelum diberlakukan secara penuh,” ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud HSU Basuki Rahman menambahkan, sistem digital dinilai lebih efisien dibandingkan pengelolaan absensi secara manual yang rentan kesalahan.

Sementara itu, guru honorer penerima insentif Muhamad Zein menyambut baik penerapan SITELADAN. Menurutnya, presensi melalui telepon seluler lebih praktis sekaligus memberikan rasa keadilan bagi guru yang benar-benar hadir mengajar.

Disdikbud HSU akan melakukan uji coba selama satu bulan untuk mengukur kestabilan sistem, jaringan di wilayah pelosok, serta kemudahan penggunaannya.

Ke depan, SITELADAN juga direncanakan dilengkapi fitur perizinan elektronik. Dengan demikian, pengajuan cuti, izin sakit, dan tugas luar dapat dilakukan secara digital tanpa dokumen kertas.

Editor : Fauzan Ridhani
absensi digital tenaga kependidikan Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara