RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Gerakan Pramuka Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tak ingin Lomba Tingkat III (LT III) 2026 sekadar menjadi ajang mencari regu terbaik. Kegiatan di sekitar Stadion Karias, Minggu (4/10/2026), itu justru dijadikan pijakan untuk menyiapkan prestasi hingga tingkat nasional.
Wakil Bupati HSU, sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka HSU, Hero Setiawan, mengatakan pembinaan harus dilakukan sejak tingkat cabang. Materi yang diperlombakan dalam LT III diharapkan menjadi gambaran persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.
“Target kita jangan berhenti menang di LT III. Kita harus mulai berpikir bagaimana bisa berprestasi di LT IV, bahkan LT V,” tegas Hero saat menghadiri LT III Kwarcab HSU 2026.
Menurut dia, keterampilan dan materi yang masih belum maksimal harus segera dievaluasi dan ditingkatkan. Dengan demikian, peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi benar-benar memiliki bekal untuk bersaing ketika naik ke tingkat berikutnya.
“Semakin banyak yang kita persiapkan dan lombakan di sini, berarti kita sedang merencanakan untuk meraih prestasi di tingkat provinsi,” ujarnya.
Mengusung semboyan “Satu Regu, Satu Hati, Tujuan Penggalang HSU Bangkit”, LT III menjadi wadah untuk mengasah keterampilan, kekompakan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta keberanian anggota Pramuka Penggalang.
Hero juga meminta peserta tidak minder menunjukkan kemampuan ketika nantinya tampil di tingkat provinsi maupun nasional.
“Apapun keahlian yang Buhan-Buhan pian punya, tampilkan. Sehingga ketika berada di tingkat nasional, orang akan melihat bahwa ini Pramuka dari Hulu Sungai Utara, ada sesuatu yang berbeda dan memiliki keunikan,” pesannya.
Ia menilai Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, Pramuka menjadi ruang untuk menanamkan tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, kemandirian, dan keberanian.
Karena itu, dukungan pemerintah daerah terhadap Gerakan Pramuka terus diperkuat. Hero menyebut Bupati HSU H. Sahrujani selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) memiliki perhatian besar terhadap pembinaan Pramuka.
“Pak Bupati H. Sahrujani sangat konsen terhadap Pramuka. Beliau juga merupakan alumni Pramuka. Karena itu, beliau memahami bahwa Pramuka bukan hanya tentang kegiatan, tetapi menjadi ruang untuk mendidik anak-anak kita agar memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan,” katanya.
Hero kemudian mengingatkan peserta agar menjadikan proses di Pramuka sebagai bekal untuk masa depan. Saat ini berstatus Penggalang, mereka nantinya akan menjadi Penegak dan diharapkan mampu meneruskan semangat pembinaan kepada generasi berikutnya.
“Buhan-Buhan pian hari ini masih Penggalang. Nanti akan menjadi Penegak, kemudian menjadi orang yang memupuk dan memotivasi generasi berikutnya. Jadi jangan berhenti sampai di sini,” tuturnya.
Ia memastikan Mabicab dan Kwarcab HSU akan terus mendukung perkembangan Gerakan Pramuka. Harapannya, LT III 2026 melahirkan regu-regu terbaik yang siap membawa nama HSU pada ajang kepramukaan tingkat Kalimantan Selatan hingga nasional.
“Bapak Bupati selaku Ketua Mabicab, dan kami akan bersedia menyediakan hati, diri, dan waktu untuk kemajuan Pramuka di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” pungkasnya
Editor : Fauzan Ridhani