RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 29 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXIII PWI Kalimantan Selatan dinyatakan kompeten setelah mengikuti ujian selama dua hari, 1–2 Oktober 2026.
Hasil tersebut dibacakan dalam penutupan UKW di G’Sign Hotel Banjarmasin, Jumat (2/10/2026). Seluruh peserta yang mengikuti ujian dinyatakan kompeten oleh penguji.
Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin mengatakan, UKW Angkatan XXIII diikuti 30 peserta yang terdaftar.
Namun, satu peserta tidak dapat mengikuti ujian karena sakit sehingga jumlah peserta yang menjalani ujian menjadi 29 orang.
“Sebanyak 29 peserta yang mengikuti UKW seluruhnya dinyatakan telah kompeten,” ujar Toto.
Puluhan peserta tersebut terbagi dalam tiga jenjang kompetensi. Rinciannya, 11 peserta mengikuti UKW tingkat muda, 12 peserta tingkat madya, dan enam peserta tingkat utama.
Penguji UKW Utama, Fathurrahman, mengatakan kompetensi wartawan merupakan fondasi awal yang perlu dilanjutkan dengan peningkatan kualitas karya jurnalistik.
Menurut dia, wartawan yang telah dinyatakan kompeten harus mampu menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi standar jurnalistik, tetapi juga memiliki kedalaman.
“Jurnalis kompeten bagian pencapaian fondasi awal sebab itu dibutuhkan penguatan karya investigasi,” kata Fathurrahman.
Ia berharap para peserta yang dinyatakan kompeten dapat menghasilkan karya jurnalistik yang semakin berkualitas dan mendalam.
Fathurrahman juga menyoroti tantangan media di tengah maraknya informasi bohong atau hoaks di media sosial.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat keberadaan media arus utama tetap memiliki peran dalam menyediakan informasi yang dapat dipercaya masyarakat.
Karena itu, kompetensi wartawan perlu diikuti dengan kemampuan mengolah informasi secara akurat, mendalam, dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan UKW Angkatan XXIII PWI Kalsel mendapat dukungan dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Selatan serta pemerintah daerah.
PWI Kalsel dan seluruh peserta menyampaikan apresiasi atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Editor : Tia Lalita Novitri