Wabup Hero Hadiri Pentas Seni Tujuh Sumbu Budaya di Nagara Dipa

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 15:22 WIB
HADIR: Wakil Bupati HSU Hero Setiawan menghadiri pentas seni “Tujuh Sumbu Budaya di Nagara Dipa” yang digelar Sanggar Seni Tanaharum Bakarasmin di Halaman Kodim 1001/HSU-BLG.
HADIR: Wakil Bupati HSU Hero Setiawan menghadiri pentas seni “Tujuh Sumbu Budaya di Nagara Dipa” yang digelar Sanggar Seni Tanaharum Bakarasmin di Halaman Kodim 1001/HSU-BLG.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM
AMUNTAI – Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Hero Setiawan menghadiri pentas seni bertajuk Tujuh Sumbu Budaya di Nagara Dipa yang digelar Sanggar Seni Tanaharum Bakarasmin di Halaman Kodim 1001/HSU-BLG, Sabtu (26/9/2026) malam.

Kehadiran Wabup Hero menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten HSU terhadap upaya pelestarian budaya daerah. Pentas tersebut juga mendapat dukungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU, khususnya Bidang Kebudayaan.

Beragam kesenian khas Banua ditampilkan dalam pentas tersebut. Di antaranya Tari Baksa Kembang, Puisi Campaka Abadi, Syair Banjar, Bapandung, Tari Kreasi Jukung, Teater Baturai Pantun, hingga pertunjukan Japin sebagai penutup.

Ketua Umum Sanggar Seni Tanaharum Bakarasmin, Faisal, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. Pentas seni juga menjadi sarana untuk mengenalkan nilai, sejarah, dan identitas budaya daerah kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan mencintai budaya daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku seni. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran untuk memastikan kesenian tradisi tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Keberadaan sanggar seni, lanjut Faisal, menjadi salah satu ruang penting untuk menjaga keberlangsungan kesenian daerah. Dengan demikian, budaya lokal tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi terus berkembang di tengah masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Kesultanan Banjar, Darma Setiawan, menyampaikan budaya merupakan bagian penting dari identitas masyarakat.

“Budaya adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Apa yang ditampilkan malam ini bukan hanya pertunjukan, melainkan pengingat bahwa kita memiliki sejarah dan akar budaya yang sangat kuat,” katanya.

Dia menilai pengenalan budaya lokal kepada generasi muda penting dilakukan di tengah perkembangan zaman. Dengan memahami budaya sendiri, generasi muda dapat mengenal sejarah, asal-usul, serta nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.

Selain Wabup Hero Setiawan, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK HSU Mayang Melani, unsur Forkopimda HSU, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU, tokoh Nanang dan Galuh HSU, serta

Editor : Tia Lalita Novitri
Pentas Seni Nagara Dipa HSU kesultanan banjar Amuntai