RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai – Pemilihan Pembakal (Pilbakal) 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bakal menggunakan sistem elektronik atau e-voting.
Tahap awal, sistem ini diterapkan di Desa Pamangkih Seberang. Warga yang datang ke TPS nantinya tidak lagi mencoblos surat suara, tetapi memilih calon melalui layar sentuh.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) HST Eddy Rahmawan mengatakan, sistem e-voting saat ini masih dalam tahap penyelesaian aplikasi.
“Jadi nanti kertas suara diganti dengan sistem digital menggunakan layar sentuh. Warga tetap datang ke TPS, tetapi tidak lagi mencoblos,” kata Eddy, Rabu (30/9/2026).
Mekanismenya, pemilih akan mendapatkan tampilan surat suara secara digital pada layar monitor. Pemilih cukup menyentuh nama atau pilihan calon yang dikehendaki.
Pilihan tersebut kemudian masuk ke sistem dan direkap secara digital. Penghitungan suara pun diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan sistem konvensional.
“Jadi tinggal mengklik atau menyentuh pilihan calon di layar monitor. Hasilnya nanti langsung terekap dalam penghitungan suara,” ujarnya.
Eddy mengatakan, penerapan e-voting juga diharapkan menghemat penggunaan surat suara dan membuat proses pemilihan lebih efisien.
“Harapannya lebih efisien, terutama dari sisi waktu. Kita juga tidak perlu mencetak surat suara seperti pemilihan secara konvensional,” katanya.
Meski menggunakan teknologi digital, pemilih tetap harus datang langsung ke TPS. Pemkab HST juga masih berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terkait penerapan sistem tersebut.
Setelah aplikasi selesai, e-voting akan diuji coba sebelum digunakan dalam Pilbakal. Sosialisasi kepada masyarakat juga akan dilakukan secara bertahap.
Terutama bagi warga lanjut usia dan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital.
“Yang menjadi perhatian kita masyarakat yang lanjut usia atau belum familiar dengan digitalisasi. Itu nanti kita sosialisasikan dan latih secara bertahap,” jelasnya.
Eddy menyebut Desa Pamangkih Seberang menjadi lokasi awal penerapan e-voting. Hasil pelaksanaan nantinya menjadi bahan evaluasi untuk kemungkinan penerapan sistem serupa di desa lainnya.
“Ini kita coba dulu di satu desa sebagai uji coba. Mudah-mudahan ke depan bisa diterapkan di seluruh desa di Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby