RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin– Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Dr H Ahmad Alim Bachri SE MSi menggagas pembentukan pusat penelitian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gagasan tersebut mengemuka dalam diskusi bersama jajaran Radar Banjarmasin, disela silaturahmi kerja sama media dalam rangka Dies Natalis ke 68 ULM, Selasa (29/9/2026).
Menurut Prof Ahmad, keberadaan pusat penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat peran ULM dalam menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan, khususnya melalui riset, pengembangan teknologi, edukasi, serta keterlibatan mahasiswa.
“ULM ingin mengambil peran lebih besar dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan membangun pusat penelitian yang fokus pada persoalan kebakaran hutan dan lahan, sekaligus menyiapkan mahasiswa agar memiliki kepedulian terhadap bencana,” ujar Prof Ahmad.
Ia juga mendorong pembentukan mahasiswa relawan yang memiliki kepedulian terhadap bencana karhutla. Relawan tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari upaya edukasi dan keterlibatan mahasiswa dalam penanganan bencana di lapangan.
Gagasan tersebut sejalan dengan posisi ULM yang menetapkan Lingkungan Lahan Basah (wetland) sebagai visi dan keunggulan strategis institusi. Letak ULM di Kalimantan Selatan yang memiliki ekosistem rawa, sungai, dan gambut membuat isu lingkungan menjadi bagian penting dalam pengembangan keilmuan dan pengabdian perguruan tinggi.
“Lingkungan lahan basah menjadi bagian dari kekuatan ULM. Karena itu, persoalan lingkungan, termasuk karhutla, harus menjadi perhatian dalam riset dan kegiatan mahasiswa. Kita ingin ilmu yang ada di kampus juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
ULM selama ini mengambil peran dalam penanggulangan karhutla melalui berbagai kegiatan, mulai dari riset teknologi deteksi dini, edukasi masyarakat, hingga penerjunan mahasiswa ke lapangan. Penguatan pusat penelitian dan relawan mahasiswa diharapkan dapat membuat kontribusi tersebut semakin terarah.
Diskusi juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan media dalam menyampaikan informasi mengenai lingkungan dan kebencanaan kepada masyarakat.
Radar Banjarmasin diharapkan dapat menjadi bagian dalam penyebarluasan hasil riset dan berbagai kegiatan ULM kepada publik.
Dalam kesempatan itu, Prof Ahmad Alim Bachri didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas ULM, Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc. Sementara itu, Direktur Utama Radar Banjarmasin H. Suriansyah Achmad hadir bersama jajaran manajemen, yakni Wakil Direktur Toto Fachrudin, Pemimpin Redaksi M. Ramli Arisno, dan Manajer Bisnis H. Budian Noor.
Silaturahmi berlangsung di Depot Rudy Hermanto, Jalan A. Yani Km 3,5, Banjarmasin. Pertemuan menjadi momentum mempererat kerja sama media dalam rangka Dies Natalis ULM sekaligus membahas berbagai peluang kolaborasi ke depan.
Di sela silaturahmi tersebut, Prof. Ahmad juga memberikan kejutan berupa kue ulang tahun kepada H. Suriansyah Achmad. Momen sederhana itu berlangsung hangat dan menjadi penutup pertemuan yang diisi diskusi mengenai kerja sama media, lingkungan, riset, dan penanganan karhutla.
Editor : Nurhidayat