Bangga Kencana Sambangi Kampus STIMI Banjarmasin, Mahasiswa Diajak Pahami Kependudukan

Endang Syarifuddin • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 10:24 WIB
MASUK KAMPUS: DPPKBPM Kota Banjarmasin menggelar Pertemuan Sinergitas Program Bangga Kencana bagi Universitas/Akademik di STIMI Banjarmasin. (Foto: Aldi untuk Radar Banjarmasin)
MASUK KAMPUS: DPPKBPM Kota Banjarmasin menggelar Pertemuan Sinergitas Program Bangga Kencana bagi Universitas/Akademik di STIMI Banjarmasin. (Foto: Aldi untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM – Persoalan kependudukan tak cukup hanya dibahas di lingkungan pemerintahan. Generasi muda di perguruan tinggi juga perlu memahami bagaimana pertumbuhan penduduk berkaitan dengan kualitas keluarga dan pembangunan.

Itulah yang menjadi perhatian Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin dalam Pertemuan Sinergitas Program Bangga Kencana bagi Universitas/Akademik di STIMI Banjarmasin.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan lebih luas program Bangga Kencana di lingkungan perguruan tinggi. Puluhan peserta mengikuti kegiatan yang digelar pada Senin (14/9) lalu. 

Kabid Keluarga Berencana DPPKBPM Kota Banjarmasin, Rimalia mengatakan, mahasiswa tidak hanya dipandang sebagai penerima informasi. Mereka juga memiliki posisi strategis untuk ikut menyebarkan pemahaman tentang kependudukan dan pembangunan keluarga di lingkungannya.

“Mahasiswa merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan kualitas pembangunan ke depan. Karena itu, pemahaman tentang kependudukan dan pembangunan keluarga penting dikenalkan sejak berada di lingkungan kampus,” ujarnya.

Menurut Rimalia, program Bangga Kencana memiliki cakupan yang luas. Tidak hanya berkaitan dengan pelayanan keluarga berencana, tetapi juga bagaimana membangun keluarga yang berkualitas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam merencanakan kehidupan keluarga.

Karena itu, keterlibatan perguruan tinggi diperlukan. Kampus memiliki ruang akademik yang dapat menjadi tempat untuk memperkuat pengetahuan mahasiswa mengenai berbagai persoalan kependudukan.

“Yang ingin kami bangun adalah pemahaman yang utuh. Mahasiswa tidak hanya mengetahui istilah Bangga Kencana, tetapi juga memahami mengapa perencanaan keluarga dan pembangunan keluarga penting bagi kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi dengan perguruan tinggi juga membuka peluang agar pesan-pesan Bangga Kencana dapat disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan dunia mahasiswa.

“Edukasi kepada generasi muda harus dilakukan dengan cara yang sesuai dengan lingkungan mereka. Kampus menjadi salah satu ruang yang sangat potensial untuk itu,” jelasnya.

DPPKBPM Kota Banjarmasin berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung program kependudukan serta pembangunan keluarga.

Dengan sinergi tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami persoalan kependudukan untuk kepentingan dirinya sendiri. Tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran di tengah masyarakat.

“Ketika pemahaman itu sudah dimiliki sejak muda, kami berharap akan muncul generasi yang lebih sadar terhadap pentingnya kualitas keluarga dan perencanaan kehidupan,” pungkas Rimalia.

Editor : Tia Lalita Novitri
DPPKBPM bangga kencana STIMI Banjarmasin mahasiswa Kependudukan