RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru - Sebanyak 22 pemuda mengikuti Pemilihan Pemuda Pelopor Kabupaten Kotabaru 2026. Dari lima bidang yang dilombakan, masing-masing satu peserta terpilih sebagai juara pertama.
Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru mengumumkan para pemenang pada malam penutupan di Gedung Mahligai Pemuda, Jumat (25/9) malam. Lima bidang tersebut meliputi pendidikan; seni budaya; pengelolaan sumber daya alam, lingkungan, dan pariwisata; pangan; serta inovasi dan teknologi.
Lima juara pertama dari lima bidang
Di bidang pendidikan, Rendy Rahmadani meraih juara I dan menerima uang pembinaan Rp4 juta. M Riva Ardiansyah menjadi juara II dengan Rp3 juta, sedangkan Ziadatul Husna meraih juara III dengan Rp2 juta.
Noor Risa, Aisyir Radiah, dan Norita Hidayati masing-masing menempati posisi Harapan I, II, dan III. M Hassabur Wara meraih predikat Juara Favorit dengan uang pembinaan Rp600 ribu.
Pada bidang seni budaya, Haya menjadi juara I dan memperoleh Rp4 juta. Gerald Butar Butar meraih juara II dengan Rp3 juta, disusul Nahid Muhammad sebagai juara III dengan Rp2 juta. Arbaityah menempati posisi Harapan I dan menerima Rp1 juta.
Muhammad Falah keluar sebagai juara I bidang pengelolaan sumber daya alam, lingkungan, dan pariwisata. Ia memperoleh Rp4 juta. Noor Malia menjadi juara II dengan Rp3 juta, sementara Ravidqo Adhitya Purwoko meraih juara III dengan Rp2 juta.
Di bidang yang sama, Muhammad Hammadi Najib meraih Harapan I dengan Rp1 juta. Nor Mila Santi menempati posisi Harapan II dan menerima Rp850 ribu.
Untuk bidang pangan, Refa Margarita meraih juara I dengan uang pembinaan Rp4 juta. Mustafa menjadi juara II dan memperoleh Rp3 juta.
Di bidang inovasi dan teknologi, Muhammad Ryan Ezra Pratama meraih juara I dengan Rp4 juta. Nayshila Dwi Agustina menjadi juara II dengan Rp3 juta, sedangkan M Farhan Mahaputra meraih juara III dengan Rp2 juta. M Aditya Rahman menempati posisi Harapan I dan menerima Rp1 juta.
Total uang pembinaan yang disiapkan untuk seluruh kategori mencapai Rp50 juta.
Disiapkan menuju tingkat provinsi
Kepala Disparpora Kotabaru Kamirudin mengatakan, ajang tersebut bukan sekadar mencari juara. Menurut dia, kepeloporan menuntut keberanian pemuda untuk melihat persoalan, mencari solusi, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Menjadi pelopor adalah tentang keberanian untuk memulai. Berani melihat persoalan, berani mencari solusi, berani mencoba dan yang paling penting, berani memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Kepala Bidang Pemuda Disparpora Kotabaru Ida Trisanti mengapresiasi gagasan dan karya yang dibawa para peserta. Menurut dia, keberagaman bidang yang diikuti menunjukkan potensi pemuda Kotabaru untuk berperan dalam pembangunan daerah.
Para peserta membawa karya dan program yang berangkat dari persoalan di lingkungan masing-masing, mulai dari pendidikan dan pelestarian seni budaya hingga pengelolaan lingkungan, pariwisata, pangan, serta teknologi.
Lima juara pertama akan dipersiapkan untuk mengikuti tahapan Pemilihan Pemuda Pelopor tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Nanti pemuda terbaik Kotabaru ini bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa karya dan gagasan yang telah mereka kembangkan,” kata Ida. (*)
Editor : M. Ramli Arisno