RADARBANJARMASIN, Martapura – Srikandi PLN resmi meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) 2026 bertema Srikandi Movement: Women Support Women di Desa Takuti, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Selasa (22/9). Program tersebut diarahkan untuk mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Rukun Makmur Sejahtera.
Program tersebut mengusung subtema “Peningkatan Hasil Panen Cabai Kelompok Wanita Tani Rukun Makmur Sejahtera”. Melalui program ini, PLN memberikan sejumlah dukungan, di antaranya penyambungan listrik baru, instalasi pompa, perpipaan, tandon air, drip irrigation, serta greenhouse untuk menunjang aktivitas pertanian KWT.
Dan bantuan capacity Building Workshop pengolahan hasil panen
Manager PLN UPDL Banjarbaru, Satria Indraprasta, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan perempuan, khususnya perempuan rentan, masyarakat berpenghasilan rendah, dan lansia. Sebelum adanya bantuan, anggota KWT yang sebagian berusia 50 hingga 70 tahun harus mengangkut air menggunakan ember untuk menyiram tanaman.
“Alhamdulillah, melalui Srikandi Movement Women Support Women, kini hadir penyambungan listrik baru, instalasi pompa, perpipaan, hingga tandon air yang membuat proses irigasi lahan menjadi jauh lebih mudah dan efisien,” ujar Satria. Menurutnya, air dari sumber mata air kini dapat dialirkan menggunakan pompa menuju tandon untuk selanjutnya dimanfaatkan mengairi lahan pertanian.
Perwakilan Srikandi UPDL Banjarbaru, Retno Suharmini, mengatakan program pembinaan KWT Rukun Makmur Sejahtera bermula dari penugasan baru yang diterima dari Pusdiklat pada pertengahan tahun. Setelah melakukan penjajakan, tim Srikandi mendapat aspirasi dari perwakilan KWT yang mengajukan permohonan pendampingan dan dukungan untuk mengembangkan kegiatan pertanian mereka. “Program ini resmi berjalan sejak pertengahan Juni sebagai program CSR Women Support Women, dan alhamdulillah berhasil,” ujar Retno.
Kepala Desa Takuti, Bayu Sabdo Pamungkas, S.T., mengapresiasi bantuan CSR PLN yang dinilainya sangat membantu petani KWT beralih dari sistem pengairan manual. “Program ini sangat-sangat bermanfaat bagi petani-petani kita, terkhusus KWT di Desa Takuti. Alhamdulillah air enak, listrik enak, dan hasil panen lebih meningkat,” tutur Bayu.
Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Takuti, ia juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian PLN. “Kami di sini sebagai Kepala Desa Takuti mengucapkan terima kasih banyak atas kepedulian PT PLN (Persero) terhadap masyarakat kami, terutama di petani KWT kami. Semoga PLN tambah maju, tambah berjaya, dan tambah berkah,” tuturnya.
Ketua KWT Rukun Makmur Sejahtera, Fauziatun, mengapresiasi bantuan PLN yang kini memudahkan aktivitas pertanian 28 anggota kelompoknya. Selain mendukung sistem pengairan, bantuan tersebut membuat KWT kini memiliki kWh meter sendiri untuk mendukung operasional mesin air.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) UPDL Banjarbaru yang sudah memberikan bantuan kepada KWT kami, yang dulunya tidak mempunyai KWH meter, sekarang alhamdulillah sudah punya kilometer sendiri,” ungkap Fauziatun.
Editor : Nurhidayat