Perkuat Peternakan Lokal, HSU Jajaki Kerja Sama Pembibitan dengan BPTU-HPT Pelaihari

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 18:53 WIB
KUNKER: Wabup HSU, Hero Setiawan bersama rombongan meninjau fasilitas pembibitan ternak di BPTU-HPT Kabupaten Tanah Laut, Kamis (24/9/2026).
KUNKER: Wabup HSU, Hero Setiawan bersama rombongan meninjau fasilitas pembibitan ternak di BPTU-HPT Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Kamis (24/9/2026).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Potensi ternak lokal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus didorong agar tidak sekadar menjadi komoditas daerah. Pemkab HSU mulai menjajaki penguatan pembibitan dan pengembangan ternak melalui kerja sama dengan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) di Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Langkah tersebut dilakukan Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan atau yang akrab disapa Iwan Alabio saat melakukan audiensi ke BPTU-HPT, Kamis (24/9/2026). Kunjungan itu merupakan tindak lanjut arahan Bupati HSU H. Sahrujani untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat di bidang peternakan.

Fokus pembahasan diarahkan pada pengembangan komoditas ternak unggulan HSU. Di antaranya itik Alabio, kerbau rawa, dan ayam Murung Panggang.

"Harapan Bupati, Pemerintah Kabupaten HSU bisa membangun kerja sama dengan BPTU-HPT, khususnya dalam pengembangan dan pembibitan itik Alabio. Ini merupakan potensi asli daerah yang harus terus kita kembangkan," ujar Iwan.

Menurut dia, pengembangan itik Alabio memiliki manfaat yang lebih luas. Tidak hanya menyangkut peningkatan populasi dan produktivitas ternak, tetapi juga berkaitan dengan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat.

"Telur itik memiliki kandungan protein yang baik. Karena itu, ke depan potensinya juga dapat kita dukung untuk program penanganan dan penurunan stunting di HSU," jelasnya.

Selain itik Alabio, Pemkab HSU membuka peluang kerja sama untuk pengembangan kerbau rawa dan ayam Murung Panggang. Ketiga komoditas tersebut dinilai memiliki potensi sebagai sumber daya genetik ternak lokal yang perlu dipertahankan sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut, Iwan didampingi Kepala Dinas Pertanian HSU Akhmad Rijani, Sekretaris Dinas Pertanian HSU drh. Gusti Putu Susila, Kabid Kesehatan Hewan H. Hasbi, Kabid Peternakan Nikmah, serta Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof. Ika Sumantri.

Rombongan disambut Kepala BPTU-HPT Arie Sutano beserta jajaran.

Tidak hanya berdiskusi, rombongan juga melihat langsung fasilitas pembibitan dan pemeliharaan ternak milik BPTU-HPT. Mulai dari kandang itik, fasilitas penetasan telur itik, hingga kandang sapi dan kambing.

Peninjauan tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran Pemkab HSU untuk melihat penerapan sistem pembibitan, pemeliharaan, dan pengelolaan ternak yang dilakukan BPTU-HPT.

Kepala BPTU-HPT Arie Sutano menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan membantu Pemkab HSU dalam pengembangan peternakan, terutama komoditas itik Alabio.

Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada audiensi. Pemkab HSU menargetkan adanya program konkret yang dapat memperkuat kualitas bibit, meningkatkan produktivitas peternak, sekaligus menjaga keberlanjutan populasi ternak lokal.

Dengan dukungan pembibitan dan teknologi peternakan yang lebih baik, potensi itik Alabio, kerbau rawa, dan ayam Murung Panggang diharapkan semakin berkembang. Di sisi lain, penguatan sektor peternakan juga diarahkan untuk memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan daerah.

Editor : Fauzan Ridhani
BPTU-HPT Pelaihari pembibitan ternak Hero Setiawan Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara