Rumah Dipasang Stiker “Keluarga Miskin”,Warga HST Milih Mundur Diri dari Penerima Bansos

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 16:06 WIB
DITEMPEL: Dewan HST mendukung rumah keluarga miskin di HST ditempeli stiker. (Foto: istimewa).
DITEMPEL: Dewan HST mendukung rumah keluarga miskin di HST ditempeli stiker. (Foto: istimewa).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Barabai– Pemasangan stiker bertuliskan “Keluarga Miskin” di rumah penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) diminta tidak sekadar menjadi penanda. 

Data penerima juga harus terus dievaluasi agar bantuan tidak salah sasaran.

Ketua Komisi I DPRD HST, Yajid Fahmi As, mengatakan masih ditemukan kondisi warga yang secara ekonomi dinilai sudah mampu, tetapi masih tercatat sebagai penerima bantuan.

Di sisi lain, kata dia, masih ada masyarakat yang lebih membutuhkan namun belum tersentuh program bantuan.

“Harapan kami, dengan adanya stiker ini semua bisa melihat kondisi di lapangan. Kalau ternyata ada penerima yang sudah tidak layak, maka datanya bisa segera dievaluasi,” katanya, Rabu (23/9/2026).

Menurut Yajid, pemasangan stiker dapat menjadi salah satu instrumen keterbukaan dalam pendataan penerima bansos. Namun, langkah tersebut harus diikuti mekanisme evaluasi yang jelas.

Jika ditemukan penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria, pemerintah desa dan dinas terkait diminta segera melakukan pembaruan data.

Evaluasi, lanjutnya, dapat dilakukan melalui musyawarah desa (Musdes). Hasilnya kemudian dituangkan dalam berita acara untuk disampaikan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Kalau di lapangan ditemukan warga yang sudah tidak memenuhi syarat, segera dievaluasi melalui Musdes. Data itu kemudian diperbaiki agar bantuan bisa diberikan kepada warga yang memang lebih berhak,” ujarnya.

Banyak Warga Mengundurkan Diri

Yajid juga menerima laporan adanya warga yang secara sukarela mengundurkan diri sebagai penerima bansos setelah mengetahui pemasangan stiker tersebut. Data ini sedang direkap oleh dinas sosial untuk mengetahui jumlah pastinya.

Menurutnya, sikap tersebut dapat membuka peluang agar bantuan dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.

“Kalau ada yang mengundurkan diri karena merasa sudah mampu, menurut saya itu positif. Hak bantuan tersebut bisa diberikan kepada warga yang memang lebih berhak,” katanya.

Ia meminta pembaruan data penerima bansos dilakukan secara berkala. Sebab, kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah sewaktu-waktu.

“Jangan sampai bantuan terus diterima dari generasi ke generasi, sementara kondisi ekonominya sudah berubah. Yang perlu kita pastikan adalah bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Yajid menegaskan, pemasangan stiker tersebut seharusnya tidak dimaknai sebagai upaya memberi stigma kepada warga penerima bansos.

Sebaliknya, langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Tujuannya bukan menghakimi masyarakat yang kurang mampu. Justru kita ingin membela mereka agar haknya tidak diambil oleh warga yang sebenarnya sudah mampu,” pungkasnya.

Sebanyak 19.599 Stiker Telah Dicetak

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai memasang stiker di rumah keluarga penerima bantuan sosial (bansos).

Sebanyak 19.599 stiker telah dicetak. Penanda ini digunakan untuk memudahkan pendataan, verifikasi, sekaligus memastikan bansos benar-benar diterima warga yang berhak.

Kepala Dinsos PPKB PPPA HST, Syahbidin, menyebut pemasangan stiker juga menjadi bagian dari transparansi penyaluran bantuan.

“Tujuan utamanya untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Jadi, bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan," ujarnya.

Tak hanya itu, warga yang kondisi ekonominya sudah membaik diharapkan memiliki kesadaran untuk mengundurkan diri dari penerima bansos.

Lantas bagaimana jika penerima menolak rumahnya dipasangi stiker?

Dinsos HST akan mencatat penolakan tersebut dan meminta yang bersangkutan membuat surat pernyataan.

“Selanjutnya bansos akan dihentikan," pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
Keluarga Miskin bantuan sosial di HST pemasangan stiker milih mundur penerima bansos