RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Angka stunting di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan penurunan signifikan. Dari sekitar 30 persen pada awal kepemimpinan Bupati H. Sahrujani dan Wakil Bupati Hero Setiawan, kini angka tersebut disebut telah turun menjadi sekitar 19 persen.
Capaian itu menjadi perhatian Wakil Bupati HSU Hero Setiawan saat memimpin apel pagi bersama jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) HSU, Senin (21/9).
Apel tersebut digelar atas instruksi Bupati HSU H. Sahrujani. Sekaligus menjadi momentum mengantarkan H. Danu Fran Fotohena untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkes HSU.
Dalam arahannya, Wabup yang akrab disapa Iwan Alabio itu meminta jajaran Dinkes terus menjaga profesionalisme dan memperkuat koordinasi. Menurutnya, pelayanan kesehatan membutuhkan kerja bersama dan tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita terus bekerja secara profesional, saling berkoordinasi dan bersinergi. Dengan adanya pemimpin yang baru, mari kita bersama-sama meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Iwan menegaskan, Dinkes memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah. Salah satunya percepatan penurunan angka stunting yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor.
Ia mengungkapkan, pada awal kepemimpinan bersama Bupati H. Sahrujani, angka stunting di HSU berada di kisaran 30 persen. Dalam upaya mempercepat penurunannya, Bupati mempercayakan dirinya sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten HSU.
“Pada awal kepemimpinan kami, angka stunting di HSU sekitar 30 persen. Alhamdulillah, dengan kerja bersama dan sinergi seluruh pihak, saat ini angka tersebut sudah turun menjadi sekitar 19 persen,” ungkapnya.
Meski terjadi penurunan, Iwan mengingatkan jajaran terkait agar tidak berhenti pada capaian tersebut. Penanganan stunting, lanjut dia, harus dilakukan secara berkelanjutan karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi mendatang.
“Sinergi dengan Dinas Kesehatan sangat penting. Kita harus bersama-sama menurunkan angka stunting, karena ini menyangkut masa depan generasi kita,” tegasnya.
Kepada Plt. Kepala Dinkes HSU H. Danu Fran Fotohena, Iwan meminta segera membangun komunikasi dengan seluruh jajaran. Koordinasi tersebut dinilai penting agar program yang telah berjalan dapat dilanjutkan dan berbagai kekurangan dapat diperbaiki.
“Dengan kepemimpinan yang baru, mari kita lanjutkan apa yang sudah baik dan kita tingkatkan apa yang masih perlu diperbaiki,” pungkasnya.
Ia berharap jajaran Dinkes semakin solid dalam menjalankan tugas. Tidak hanya mengejar capaian program, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.
Apel pagi tersebut menjadi penegasan komitmen Pemkab HSU untuk memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus melanjutkan upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
Editor : Fauzan Ridhani