BUMDesa HSU Didorong Jadi Motor Ekonomi Desa

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 12:31 WIB
HADIR: Bupati HSU, H Sahrujani menghadiri kegiatan Strategi BUMDesa di Amuntai. Forum tersebut membahas penguatan pengelolaan usaha desa, pengembangan potensi lokal, dan strategi mendorong kemandirian ekonomi desa. (Foto: Pemkab HSU)
HADIR: Bupati HSU, H Sahrujani menghadiri kegiatan Strategi BUMDesa di Amuntai. Forum tersebut membahas penguatan pengelolaan usaha desa, pengembangan potensi lokal, dan strategi mendorong kemandirian ekonomi desa. (Foto: Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) didorong tidak sekadar menjadi lembaga usaha milik desa. Lebih dari itu, BUMDesa diharapkan mampu mengolah potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan “Strategi BUMDesa: Berbagi Praktik Baik, Mengenali Potensi dan Mengembangkan Usaha untuk Mewujudkan Kemandirian Desa” yang dihadiri Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani.

Pengembangan BUMDesa dinilai penting karena setiap desa memiliki karakteristik dan potensi ekonomi yang berbeda. Ada desa yang unggul di sektor pertanian dan perikanan, sementara desa lainnya memiliki peluang pada perdagangan, jasa, maupun usaha berbasis potensi lokal.

Karena itu, pengelola BUMDesa perlu mampu membaca peluang dan menyusun strategi usaha yang sesuai dengan kebutuhan serta keunggulan masing-masing desa.

Melalui kegiatan berbagi praktik baik, para pengelola BUMDesa mendapat kesempatan mempelajari pengalaman dan model usaha yang telah berjalan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan usaha yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Bupati H. Sahrujani menekankan pentingnya pengelolaan BUMDesa secara profesional, transparan dan inovatif. Pengurus tidak hanya dituntut mampu menjalankan usaha, tetapi juga harus memahami manajemen, memanfaatkan teknologi serta membaca perkembangan pasar.

“BUMDesa harus mampu menciptakan nilai tambah. Potensi yang ada di desa jangan hanya menjadi potensi, tetapi harus diolah menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati HSU H Sahrujani di Aula BPKAD HSU, Kamis (17/9/2026). 

Keberadaan BUMDesa juga diharapkan memberikan dampak lebih luas. Mulai menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan demikian, pengembangan BUMDesa tidak berhenti pada pembentukan badan usaha. Yang lebih penting adalah memastikan usaha yang dijalankan memiliki prospek, dikelola secara sehat dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Pemerintah Kabupaten HSU pun terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan pengelola BUMDesa. Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi ekonomi di masing-masing desa dapat dikembangkan secara optimal.

Jika dikelola dengan strategi yang tepat, BUMDesa berpeluang menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal. Pada akhirnya, penguatan usaha desa diharapkan dapat menopang kemandirian desa.

Editor : Fauzan Ridhani
Sahrujani Amuntai Pemkab HSU BUMDesa Kabupaten Hulu Sungai Utara