Kredit Bangkit Diluncurkan, UMKM HSU Kini Punya Akses Modal dengan Bunga Ringan

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 17:09 WIB
PROGRAM: Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani bersama Sekda HSU, H Adi Lesmana menghadiri peluncuran Kredit Bangkit (Bahutang Bunga Sadikit) dan Layanan Akses Modal Produktif UMKM di Amuntai. Program tersebut ditujukan untuk mempermudah pelaku UMKM memperoleh akses permodalan usaha. (Foto: Pemkab HSU)
PROGRAM: Bupati Kabupaten HSU, H Sahrujani bersama Sekda HSU, H Adi Lesmana menghadiri peluncuran Kredit Bangkit (Bahutang Bunga Sadikit) dan Layanan Akses Modal Produktif UMKM di Amuntai. Program tersebut ditujukan untuk mempermudah pelaku UMKM memperoleh akses permodalan usaha. (Foto: Pemkab HSU) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mendapat angin segar. Pemkab HSU meluncurkan Kredit Bangkit (Bahutang Bunga Sadikit) dan Layanan Akses Modal Produktif UMKM.

Program tersebut diarahkan untuk membuka akses pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku usaha. Harapannya, keterbatasan modal tidak lagi menjadi penghambat bagi UMKM untuk mengembangkan usaha.

Peluncuran Kredit Bangkit dihadiri Bupati HSU, H Sahrujani bersama Sekretaris Daerah, H Adi Lesmana

Kredit Bangkit disiapkan sebagai salah satu instrumen pendukung permodalan bagi pelaku UMKM. Pembiayaan yang diperoleh dapat digunakan untuk kebutuhan produktif, mulai meningkatkan kapasitas produksi, menambah modal usaha hingga memperluas kegiatan bisnis.

Nama Bahutang Bunga Sadikit sendiri menegaskan semangat program tersebut, yakni menghadirkan akses pembiayaan dengan beban bunga yang ringan bagi masyarakat pelaku usaha.

Namun, akses modal bukan sekadar soal mendapatkan pembiayaan. Pemanfaatannya juga menjadi bagian penting agar modal benar-benar mampu mendorong pertumbuhan usaha.

Karena itu, Pemkab HSU menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pembiayaan, dan pelaku UMKM. Kolaborasi tersebut diperlukan agar program permodalan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati H. Sahrujani menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Selain menopang aktivitas ekonomi masyarakat, sektor ini juga membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

"Melalui Layanan Akses Modal Produktif UMKM, kami pemerintah daerah berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan pembiayaan secara tepat untuk mengembangkan bisnisnya," ujarnya di Aula Dr KH Idham Chalid Kamis (17/6/2026).

Dengan begitu, modal yang diperoleh tidak hanya habis untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi dapat menjadi penggerak peningkatan skala usaha.

Peluncuran Kredit Bangkit menjadi bagian dari upaya Pemkab HSU membangun ekosistem usaha yang memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Target akhirnya jelas, UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan naik kelas.

Editor : Fauzan Ridhani
Sahrujani UMKM Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara