Forum TJSLBU Tapin Resmi Dibentuk, H Yamani Minta Program CSR Selaras Pembangunan 

Rasidi Fadli • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 09:07 WIB
Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Kabupaten Tapin
Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Kabupaten Tapin

 

RANTAU – Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Kabupaten Tapin resmi dibentuk. Pengurus forum periode 2026 tersebut dilantik sebagai wadah memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha.

Pelantikan pengurus Forum TJSLBU Kabupaten Tapin ini menjadi momentum perdana bagi forum tersebut. Turut hadir Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Syafrudin Noor dan Wakil Bupati Tapin H Juanda, bersama jajaran pemerintah daerah, pimpinan perusahaan, BUMN, BUMD, pelaku usaha serta undangan lainnya.

Bupati Tapin H Yamani mengatakan, keberadaan Forum TJSLBU menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapin, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Forum TJSLBU Kabupaten Tapin yang baru saja dilantik,” katanya, Rabu (16/9/2026) sore.

Menurut Yamani, Kabupaten Tapin memiliki potensi sumber daya alam dan ekonomi yang besar. Karena itu, keberadaan perusahaan di daerah diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Forum TJSLBU, lanjutnya, diharapkan menjadi wadah komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi. Sehingga program tanggung jawab sosial perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat diarahkan agar sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

“Program tanggung jawab sosial perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terarah dan sejalan dengan RPJMD Kabupaten Tapin,” ujarnya.

Yamani juga memberikan sejumlah arahan kepada pengurus forum yang baru dilantik. Salah satunya segera melakukan pemetaan program secara terintegrasi.

Forum diminta menyusun database potensi dan program TJSLBU dari seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tapin. Data tersebut kemudian disinkronkan dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah.

Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Kabupaten Tapin
Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Kabupaten Tapin

 

Di antaranya penanggulangan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

“Segera susun database potensi dan program TJSLBU dari seluruh perusahaan di Tapin. Sinkronkan program tersebut dengan prioritas pembangunan pemerintah,” tegasnya.

Selain pemetaan, Yamani menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan forum. Menurutnya, forum harus dikelola secara profesional dan terbuka agar kepercayaan antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat tetap terjaga.

Arahan lainnya menyangkut keberlanjutan program. Yamani meminta agar program TJSLBU tidak hanya berorientasi pada bantuan yang bersifat konsumtif atau sekali habis.

Program yang dijalankan diharapkan lebih banyak menyentuh aspek pemberdayaan, sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk berkembang dan mandiri dalam jangka panjang.

“Pastikan program TJSLBU yang dijalankan tidak bersifat konsumtif atau instan, melainkan program pemberdayaan yang mampu membuat masyarakat mandiri secara jangka panjang,” pesannya.

Bagi Yamani, pengurus periode pertama memiliki tanggung jawab sebagai perintis. Karena itu, forum diharapkan mampu membangun pola kerja yang baik sejak awal sehingga sinergi antara pemerintah dan dunia usaha semakin kuat.

Ia mengajak seluruh pengurus menyatukan tekad dan persepsi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tapin.

“Mari kita satukan tekad, menyamakan persepsi, dan merapatkan barisan untuk membangun Kabupaten Tapin Maju Banuanya, Baiman Warganya,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Rizky
Pemkab Tapin