RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong secara mendadak menerbitkan surat edaran ke seluruh sekolah di daerahnya agar menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ), Rabu (16/9/2026).
Kebijakan itu disampaikan karena kabut asap semakin tebal, bahkan di angka ISPU 230 atau sangat tidak sehat.
Kepala Disdikbud Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana mengatakan, surat edaran tersebut dilayangkan pagi tadi melalui pesan grup online jajaran sekolah.
"Kami layangkan pukul 07.00 Wita tadi, agar sekolah menerapkan PJJ," katanya.
Ia memaklumi ada sekolah yang tidak sempat mengetahui terbitnya surat edaran tersebut, sehingga tetap masuk sekolah. Namun, diminta dipulangkan setelah menjalani satu mata pelajaran.
"Kasihan juga sudah datang ke sekolah, jadi diminta belajar dulu satu mata pelajaran, baru dipulangkan," ujarnya.
Penerapan PJJ bagi semua sekolah di bawah Disdikbud Tabalong, yakni SD dan SMP itu berlaku tiga hari hihgga Sabtu 18 September 2026. Sembari mengikuti perkembangan kualitas udara akibat kabut asap.
SDN 1.2 Belimbing Kelurahan Belimbing Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, salah satu sekolah yang memulangkan cepat siswanya.
Kepala SDN 1.2 Belimbing Raya, Karnadi Helmi, mengatakan baru menerima surat edaran pukul 07.30 Wita, sehingga tidak sempat mengumumkan kepada siswanya untuk PJJ.
"Karena terlanjur turun hari ini, jadi kami pulangkan lebih cepat dari biasanya, sekitar pukul 09.00 Wita," ujarnya.
Ia berharap, kebijakan memulangkan siswa lebih cepat dapat lebih menjaga kesehatan siswa, karena kabut asap di sekolahnya semakin tebal.
Editor : Sutrisno