Sejumlah Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla Melanda Balimau HSS

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 22:10 WIB

 

TERBAKAR: Polisi menemukan bekantan mati terbakar saat karhutla melanda Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, HSS, Minggu (13/9/2026). (Foto: Polsek Kalumpang untuk Radar Banjarmasin)
TERBAKAR: Polisi menemukan bekantan mati terbakar saat karhutla melanda Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, HSS, Minggu (13/9/2026). (Foto: Polsek Kalumpang untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 15.30 WITA, turut memakan korban satwa. Sejumlah bekantan dilaporkan ditemukan mati terbakar.

 

Video kiriman warga yang beredar memperlihatkan beberapa bekantan dalam kondisi hangus. Selain bekantan, seekor ular sanca juga ditemukan ikut terbakar.

Kapolres HSS AKBP Awaludin Syam melalui Kapolsek Kalumpang AKP Samsi membenarkan adanya temuan bekantan yang menjadi korban karhutla tersebut.

Namun, polisi belum mengetahui jumlah pasti bekantan yang mati. Satwa tersebut diduga terjebak ketika api membakar semak belukar dan pepohonan rumbia di kawasan tersebut.

“Benar, belum diketahui pasti jumlahnya berapa ekor, sepertinya terjebak di situ dan tidak sempat keluar,” ujar Samsi.

Diduga Terjebak di Rumbia

Samsi mengatakan bekantan diduga terjebak di antara dahan pohon rumbia yang turut terbakar.

Polisi juga belum menutup kemungkinan masih terdapat satwa lain yang menjadi korban karhutla dan belum ditemukan.

“Ada kemungkinan masih ada bekantan yang ikut terbakar terjebak di dalam pohon-pohon rumbia, masih kami coba cari,” katanya.

Pencarian diperlukan untuk mengetahui apakah masih terdapat bekantan maupun satwa lainnya yang menjadi korban di kawasan terdampak kebakaran.

Karhutla di Desa Balimau tidak hanya membakar semak belukar dan vegetasi. Kebakaran tersebut juga berdampak terhadap satwa yang berada di kawasan terdampak.

Hingga Minggu, jumlah pasti bekantan yang mati belum diketahui. Petugas masih melakukan pencarian untuk memastikan kemungkinan adanya satwa lain yang turut menjadi korban. (*)

 

Editor : M. Ramli Arisno
karhutla Hulu Sungai Selatan karhutla Balimau HSS bekantan mati terbakar bekantan korban karhutla kebakaran lahan Balimau