Belajar Pertanian ke Sidrap, Wabup HSU Bidik Produktivitas Sawah Naik Dua Kali Lipat

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 15:27 WIB
MOMEN: Wakil Bupati Kabupaten HSU, Hero Setiawan (Iwan Alabio) bersama rombongan Pemkab HSU saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, untuk mempelajari inovasi dan peningkatan produktivitas pertanian. (Foto: Pemkab HSU)
MOMEN: Wakil Bupati Kabupaten HSU, Hero Setiawan (Iwan Alabio) bersama rombongan Pemkab HSU saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, untuk mempelajari inovasi dan peningkatan produktivitas pertanian. (Foto: Pemkab HSU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) tak ingin produktivitas pertanian jalan di tempat. Salah satu upaya yang ditempuh yakni belajar langsung ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang dikenal memiliki produktivitas padi jauh lebih tinggi.

Wakil Bupati HSU Hero Setiawan atau Iwan Alabio memimpin langsung kunjungan kerja tersebut. Rombongan Pemkab HSU diterima Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif beserta jajaran pejabat daerah setempat di Kota Rappang.

Kunjungan itu bukan sekadar bertukar pengalaman. Pemkab HSU membidik penerapan sejumlah praktik pertanian yang dinilai berhasil di Sidrap untuk meningkatkan hasil panen petani di daerah berjuluk Bumi Agung ini.

Hero mengatakan Sidrap dipilih karena produktivitas pertaniannya mencapai sekitar 12 ton gabah per hektare. Angka tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan produktivitas sawah di HSU yang saat ini berada di kisaran 6 ton per hektare.

“Kami ingin belajar dan menggali praktik pertanian yang telah berhasil diterapkan di Sidrap, agar nantinya dapat direplikasi di HSU demi meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Hero, Selasa (8/9/2026) 

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian rombongan adalah program Listrik Masuk Sawah. Program tersebut memanfaatkan sistem pompanisasi untuk mendukung pengairan lahan pertanian, terutama sawah tadah hujan.

Dengan dukungan pompa, lahan yang sebelumnya bergantung pada curah hujan dapat memperoleh pasokan air secara lebih teratur. Kondisi tersebut dinilai mampu mendorong peningkatan indeks pertanaman sekaligus produktivitas.

Menurut Hero, terdapat kesamaan karakteristik lahan pertanian antara HSU dan Sidrap. Karena itu, pengalaman yang diperoleh dari kunjungan tersebut dinilai memiliki peluang untuk disesuaikan dan diterapkan di HSU.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penerimaan yang luar biasa dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para kepala dinas, camat, kepala desa, dan seluruh pejabat Kabupaten Sidrap yang dengan tulus membagikan ilmu pertaniannya kepada kami,” katanya.

Pemkab HSU berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada studi banding. Praktik yang sesuai dengan kondisi daerah diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program konkret, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menyambut baik kunjungan Pemkab HSU. Dia menyatakan kesiapan daerahnya untuk terus memperkuat kerja sama antardaerah, khususnya melalui pertukaran pengalaman dan replikasi inovasi pembangunan di sektor pertanian.

Editor : Fauzan Ridhani
Kabupaten Sidrap Hero Setiawan Amuntai Pemkab HSU Kabupaten Hulu Sungai Utara