Penanganan Karhutla di Kalsel Masih Berlangsung, Dapur Umum Diperpanjang

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 12:19 WIB
DIPERPANJANG: Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel memperpanjang operasional dapur umum untuk mendukung kebutuhan konsumsi petugas dan relawan karhutla di lapangan.
DIPERPANJANG: Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel memperpanjang operasional dapur umum untuk mendukung kebutuhan konsumsi petugas dan relawan karhutla di lapangan.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU — Masih berlangsungnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), membuat Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel memperpanjang operasional dapur umum untuk mendukung kebutuhan konsumsi petugas dan relawan di lapangan.

Dinsos Kalsel sebelumnya mengoperasikan dapur umum sejak 26 Agustus hingga 8 September 2026. Setelah dilakukan rapat koordinasi bersama pimpinan daerah terkait perkembangan karhutla, dukungan tersebut diputuskan untuk diperpanjang hingga 18 September 2026.

"Kemarin kami rapat dua kali secara maraton atas arahan pimpinan. Dengan kondisi karhutla seperti ini, berarti dukungan dapur umum masih diperpanjang," ujar Kepala Dinsos Kalsel M. Farhanie, Kamis (10/9). 

Ia mengatakan, masa operasional dapur umum bersifat dinamis dan akan dievaluasi secara berkala. Evaluasi menyesuaikan perkembangan cuaca serta status siaga darurat karhutla yang ditetapkan melalui SK Gubernur Kalsel hingga 31 Oktober 2026.

Selain memperpanjang masa operasional, Dinsos Kalsel juga meningkatkan jumlah makanan yang disiapkan untuk petugas dan relawan.

Jika sebelumnya dapur umum menyediakan 400 bungkus setiap kali makan, kini jumlahnya ditingkatkan menjadi 500 porsi. Dengan jadwal makan tiga kali sehari, total makanan yang disiapkan mencapai 1.500 porsi per hari.

"Jadi karena tiga kali makan pagi, siang, dan malam totalnya mencapai 1.500 porsi per hari," jelas Farhanie.

Ia mengungkapkan, peningkatan jumlah porsi tersebut sejalan dengan perluasan wilayah distribusi. Pada periode sebelumnya, dukungan dapur umum Dinsos Kalsel difokuskan untuk posko di kawasan Hutan Lindung. Kini distribusi diperluas ke kawasan Guntung Damar dan Pengayuan. 

Saat ini, dapur umum Dinsos Kalsel masih dipusatkan di satu titik utama. Makanan kemudian didistribusikan ke sejumlah posko lapangan berdasarkan kebutuhan dan pembagian tugas antarinstansi.

Farhanie menegaskan, evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan logistik, khususnya konsumsi bagi petugas dan relawan yang berada di garis depan penanganan karhutla, tetap terpenuhi. (she/al/ris) 

Editor : Arief M
karhutla dapur umum