Bupati Sahrujani Pantau Tiga Jembatan Desa, Minta Kualitas Dijaga

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 22:10 WIB

PENINJAUAN: Bupati HSU H. Sahrujani meninjau pembangunan jembatan di Desa Pandawanan, Palimbangan Gusti, dan Sungai Durait untuk memastikan kualitas pekerjaan dan manfaatnya bagi warga. (Foto: Istimewa)
PENINJAUAN: Bupati HSU H. Sahrujani meninjau pembangunan jembatan di Desa Pandawanan, Palimbangan Gusti, dan Sungai Durait untuk memastikan kualitas pekerjaan dan manfaatnya bagi warga. (Foto: Istimewa)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Sahrujani meninjau pembangunan tiga jembatan desa untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus manfaat infrastruktur tersebut bagi aktivitas masyarakat.

 

Tiga jembatan yang ditinjau berada di Desa Pandawanan, Desa Palimbangan Gusti, dan Desa Sungai Durait. Sahrujani melihat langsung kondisi pekerjaan sekaligus berdialog dengan masyarakat dan pihak yang terlibat dalam pembangunan, Rabu (9/9/2026).

Bagi masyarakat pedesaan, jembatan bukan sekadar penghubung antarkawasan. Infrastruktur tersebut menjadi akses penting untuk menunjang mobilitas sehari-hari hingga mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Karena itu, Sahrujani meminta pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik. Kualitas dan ketahanan konstruksi juga harus menjadi perhatian agar jembatan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Pembangunan jembatan ini harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin akses masyarakat semakin mudah dan aktivitas ekonomi juga semakin lancar,” ujar Sahrujani.

Menurut dia, jembatan yang dibangun dengan kualitas baik akan memberikan manfaat lebih panjang bagi masyarakat.

Selain memperlancar konektivitas antardesa, akses yang semakin baik diharapkan membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi di wilayah pedesaan.

Permudah Angkut Hasil Pertanian

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten HSU memastikan pembangunan infrastruktur sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Masukan dari warga juga menjadi perhatian agar pembangunan tidak berhenti pada penyelesaian fisik, tetapi memberikan dampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari.

Keberadaan jembatan yang memadai diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Akses antardesa yang semakin lancar juga diharapkan dapat memangkas waktu tempuh sekaligus mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten HSU menempatkan kualitas infrastruktur, kelancaran akses, dan manfaat ekonomi bagi warga sebagai bagian penting dalam pembangunan jembatan di wilayah pedesaan.

Dengan konstruksi yang kuat dan akses yang lebih baik, jembatan diharapkan tidak sekadar menjadi penghubung antardesa, tetapi juga mendukung aktivitas produktif masyarakat dalam jangka panjang. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
jembatan desa HSU pembangunan jembatan HSU infrastruktur Hulu Sungai Utara akses ekonomi masyarakat Bupati HSU Sahrujani