RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Paringin - Produksi sampah harian di Kabupaten Balangan menunjukkan angka yang cukup tinggi. Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) setempat mencatat volume limbah buangan masyarakat hampir menembus 60 ton setiap harinya.
Tingginya produksi limbah ini menjadi rutinitas dan tantangan operasional yang harus dihadapi oleh petugas kebersihan. Dari puluhan ton tumpukan sampah yang dihasilkan warga, ternyata tidak semuanya mampu tertangani hingga ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan pada DPLH Kabupaten Balangan, Fakhrurrazi Abdi, membeberkan rincian selisih antara produksi limbah harian masyarakat dan kapasitas riil yang bisa terangkut oleh armada di lapangan saat ini.
"Total timbulan sampah yang dihasilkan di Kabupaten Balangan saat ini mencapai 59,5 ton atau hampir 60 ton dalam sehari," ungkap Fakhrurrazi, Selasa (8/9).
Meskipun armada terus dioptimalkan setiap harinya, belasan ton sisa limbah harian terpaksa belum bisa ditarik secara maksimal ke lokasi pembuangan utama.
"Dari total tersebut, yang sudah mampu terlayani dan terangkut ke TPA baru sekitar 42 ton," tambahnya.
Fakhrurrazi juga menjelaskan lebih lanjut mengenai karakteristik limbah yang setiap hari diangkut oleh para petugas. Menurutnya, tumpukan buangan yang terus menggunung di Bumi Sanggam tersebut mayoritas disumbang oleh sisa aktivitas dapur warga.
"Jenis yang paling mendominasi di daerah kita adalah sampah organik atau sampah rumah tangga," bebernya.
Editor : Sutrisno