Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Kunjungi BPBD Tabalong

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 14:22 WIB
PAPARAN : Jajaran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI saat melihat kondisi peralatan monitor bencana milik BPBD Tabalong. (Foto: Ibnu Dwi Wahyudi/ Radar Banjarmasin)
PAPARAN : Jajaran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI saat melihat kondisi peralatan monitor bencana milik BPBD Tabalong. (Foto: Ibnu Dwi Wahyudi/ Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Kolonel Arh Riyanto Budi Nugroho bersama anggotanya melakukan kunjungan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong, Jumat  (4/9/2026).

Seluruh personel, termasuk Kepala Pelaksana BPBD Tabalong Haris Fachrozi menyambutnya dengan berkumpul di aula kantornya. Mereka juga memperkenankan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI untuk memonitor sarana dan prasarana Karhutla miliknya.

Sarana penunjang penanggulangan bencana, mulai dari mobil, sepeda motor, sejumlah pompa air, selang hingga baju tahan api diperiksa kesiapannya di tempat penyimpanannya masing-masing.

Selain itu, ruang pemantau bencana secara elektronik yang dimiliki BPBD Tabalong juga dimonitor.

"Saya acungi empat jempol untuk BPBD dan Pemkab Tabalong," kata Kolonel Arh Riyanto Budi Nugroho.

Ia juga memuji kesiapsiagaan semua personel dan peralatan yang dimiliki, hingga upaya penanggulangan dengan banyaknya sosialisasi tanggap bencana yang dilakukan kepada masyarakat. 

"Sistem komunikasi sangat padu. Begitu ada titik api, stakeholder di desa langsung bergerak," jelasnya. 

Kolonel Arh Riyanto Budi Nugroho  menilai,  Karhutla di Tabalong relatif paling minim dibanding daerah lain. Kalaupun ada asap, merupakan kiriman dari luar daerah. 

Tapi, semua personel tidak boleh lengah terhadap situasi dan kondisi minim Karhutla. Mereka harus tetap siaga. 

Selebihnya,  Kolonel Arh Riyanto Budi Nugroho meminta agar semua stakeholder terkait dapat saling bersinergi dan berkolaborasi dalam menghadapi Karhutla.

"Jika memang membutuhkan, kami siap dipanggil dan turun untuk membantu," tegasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi melaporkan untuk kondisi Karhutla di Tabalong sudah seluas ratusan hektare lahan yang terbakar. "Luasan totalnya 184 hektare lebih," katanya. 

Ia merasa senang karena saat ini kondisi Karhutla Tabalong relatif dapat dikendalikan. Bahkan dalam tiga hari terakhir tidak ada lahan yang terbakar. 

Selebihnya, dia juga memberitahukan kondisi sumber daya manusia yang dilibatkan dalam penanggulangan bencana. "Hampir semua desa sudah ada relawan UPBS, yang selalu siaga. Mereka selalu siaga," terangnya.

Haris merasa kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bisa hadir dan memonitor langsung ke markasnya. Terlebih, juga siap membantu melakukan penanggulangan bencana di Tabalong. 

Editor : Sutrisno
Tabalong karhutla tanjung